Royal Enfield Interceptor 650 Diganjar Penghargaan Motor Retro Terbaik 2020

HALUAN.CO – Tahun 2020 memang belum tutup buku. Namun Royal Enfield Interceptor sudah diganjar penghargaan sebagai motor klasik terbaik tahun ini oleh Motorcycle News (MCN). Royal Enfield Interceptor 650 dinobatkan sebagai “Retro Bike of the Year 2020” dari MCN selama kurun waktu dua tahun berturut-turut.

“Interceptor menangkap nuansa dan daya tarik sepeda motor tradisional dan tidak ada sepeda motor lainnya di pasar yang menawarkan perpaduan yang sama antara zaman dulu dan sekarang seperti Royal Enfield,” ungkap MCN dalam rilis penghargaan untuk motor sport non-fairing itu.

Dalam proses menentukan motor retro yang layak menerima penghargaan itu, pihak MCN menghimpun panelis ahli dalam bidangnya masing-masing. Tim yang terdiri dari jurnalis dan bikers yang berpengalaman, begitu alot mendiskusikan segala macam hal yang menjadi kriteria penilaian.

Meski demikian, kriteria penilaian juga bertopang pada kinerja penjualan, reaksi pembaca atau pelanggan, desain dari motor itu sendiri, inovasi teknis atau kebaruan apa yang ditawarkan, serta sejauh mana kinerja keseluruhannya.

“Tak mudah untuk memenangkan penghargaan MCN. Mesin yang menang adalah mesin yang memenuhi kebutuhan pasar,” imbuh MCN dalam rilis penghargaan.

Jika merunut lebih jauh, seri Interceptor adalah motor pabrikan Inggris yang dibuat oleh Royal Enfield antara 1960 dan 1970. 700 Interceptor yang diperkenalkan pada tahun 1960 adalah versi modifikasi dari model Constellation 692 cc.

Pada tahun 1962, perusahaan memperkenalkan 750 Interceptor yang terus berkembang hingga akhir produksi pada tahun 1970. Pada tahun 2018, model Interceptor diperkenalkan kembali sebagai kembar paralel 648 cc.

Pada November 2017 di EICMA, Royal Enfield meluncurkan kembaran baru, yakni Interceptor 650. Motor ini diresmikan oleh CEO Royal Enfield, Siddhartha Lal dan Presiden, Rudratej Singh. Didukung oleh mesin kembar paralel 650 cc berpendingin udara baru, dan warisan desain tahun 60-an.

Seperti Interceptor lain, motor ini memiliki rangka dudukan tubular, dengan lencana Royal Enfield tradisional yang tersemat di antaranya, serta tutup bahan bakar bergaya Monza. Royal Enfield Interceptor 650 sendiri pertama kali dijajal di jalanan Santa Cruz, California, Amerika Serikat pada 2018 silam. Motor retro itu meluncur bersamaan dengan Continental GT 650.

“Interceptor adalah kebangkitan dari ikon tahun 1970-an yang dimodernisasi, sepeda motor pertama dari Twins yang ikonik, dan sukses besar hasil kerja sama antara Chennai dan tim Inggris di Bruntingthorpe. Dengan senang hati saya sampaikan bahwa kami telah melampaui 6.000 unit ritel Twins 650cc di wilayah APAC (Asia-Pasific),” urai Vimal Sumbly, Head of APAC Business untuk Royal Enfield yang dilansir Otodetik.

“Twins telah diterima dengan sangat baik sejak peluncurannya dan ini merupakan sebuah kolaborasi Inggris-India yang sesungguhnya. Interceptor telah memenangkan banyak penghargaan dalam 2 tahun terakhir. Meskipun kami merupakan merek global yang akan terus berkembang dan berinovasi, kami sangat senang dengan potensi merek di Asia Tenggara dengan pertumbuhan dan respons yang telah kami lihat selama dua tahun terakhir,” tambahnya.

Dengan diganjarnya Royal Enfield Interceptor 650 sebagai motor retro terbaik tahun 2020 ini, jelas menjadi hadiah luar biasa bagi perusahaan karena kinerja mereka selama ini, untuk menghasilkan motor retro-sport yang tak hanya garang di jalan, melainkan memiliki kebanggaan tersendiri bagi siapapun pengendaranya. Penghargaan inipun bakal menjadi suntikan kompetitif di pasaran motor retro-sport ke depan.

Yang Mesti Dikunjungi Saat Melancong ke Belarus

Mengenal Risalamande, Olahan Puding Beras asal Denmark yang Patut Dicoba