in

Tiga Perbedaan WhatsApp dan Signal yang Bisa Jadi Pertimbangan

Ilustrasi WhatsApp vs Signal. Foto: CNBC

Signal, sebuah aplikasi pesan singkat mendadak viral akhir-akhir ini. Pemilik perusahaan teknologi dan mobil listrik Tesla, Elon Musk, membuat ajakan untuk menggunakannya.

Sebelumnya, keluar aturan baru WhatsApp yang mewajibkan pengguna membagikan data ke Facebook. Hal itu mendasari Musk membuat ajakan menggunakan Signal.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut tiga perbedaan WhatsApp dan Signal:

  1. Keamanan

WhatsApp

WhatsApp merupakan aplikasi pesan terenkripsi end to end (E2E) yang artinya Anda dan penerima adalah satu-satunya orang yang dapat membaca pesan yang dikirimkan. WhatsApp tidak dapat mendekripsi konten pesan, panggilan, foto, dan lainnya sehingga memastikan keamanan serta privasi pengguna.

Namun, perlu diperhatikan bahwa WhatsApp menggunakan protokol E2E yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems, yang merupakan nama di balik Signal messenger. Itu dianggap baik karena protokol Signal adalah sumber terbuka, ditinjau secara luas dan umumnya dianggap sebagai salah satu protokol terbaik untuk mengimplementasikan enkripsi E2E pada platform perpesanan.

Kemudian Whatsapp memiliki sistem di mana siapa pun tidak dapat membaca pesan Anda, namun memungkinkan pihak berwenang mengetahui siapa dan kapan Anda mengirim pesan kepada seseorang, dan untuk jangka berapa lama.

Selain itu, Whatsapp memiliki sistem keamanan fitur kunci aplikasi bawaan pada aplikasi Android dan iOS. Itu membuat pengguna dapat mengunci obrolan Whatsapp dengan biometrik. Selain itu, pengguna mendapatkan dukungan untuk otentikasi dua faktor (2FA) pada aplikasi.

Signal

Sejauh ini, Signal disebut sebagai aplikasi terbaik dalam hal keamanan. Seperti disebutkan sebelumnya, Signal menggunakan Protokol Sinyal sumber terbuka untuk mengimplementasikan enkripsi E2E yang mencakup semua bentuk komunikasi.

Untuk melindungi privasi pengguna, Signal menemukan cara baru untuk berkomunikasi antara pengirim dan penerima yang disebut Pengirim Tertutup. Pada dasarnya dengan ‘Sealed Sender’, tidak ada yang bisa mengetahuinya, bahkan Signal sekalipun, terkait siapa yang mengirim pesan kepada siapa dikirim.

Dengan Signal, pengguna juga dapat mengirim pesan menjadi lebih pribadi dan aman. Misalnya, mengunci Signal dengan menggunakan kode sandi atau biometrik. Selanjutnya ada 2FA dan opsi untuk memblokir tangkapan layar di dalam aplikasi.

Baru-baru ini Signal juga menambahkan fitur yang berfungsi mengaburkan wajah secara otomatis sebelum mengirim gambar. Signal juga mengenkripsi semua file lokal dengan frasa sandi empa digit dan aplikasi tersebut kini juga didukung panggilan grup terenkripsi.

  1. Fitur

Whatsapp

WhatsApp menawarkan hampir semua fitur yang mungkin dibutuhkan. Pertama kita mendapatkan fitur grup yang dapat membuka obrolan sampai 256 anggota. Pengguna juga dapat menyiarkan pesan ke beberapa kontak secara bersamaan.

Pada aplikasi WhatsApp, pengguna dapat melakukan panggilan suara dan video, baik untuk individu dan grup. Hanya saja, pengguna dibatasi hanya maksimal delapan pengguna.

Selain itu, WhatsApp juga menyediakan fitur untuk membagikan status. Pengguna dapat mengekspresikan keadaannya baik secara tulisan atau video. Hal ini tidak dimiliki Signal. Di sisi lain, fitur ini menjadikan Whatsapp seperti platform media sosial, bukan sekadar layanan perpesanan.

Pengguna juga dapat membagikan semua jenis file di Whatsapp, namun dengan ukuran 16 MB serta membagikan lokasi terkini. Aplikasi ini juga menawarkan pencadangan dan pemulihan tanpa batas melalui layanan cloud seperti Google Drive dan iCloud.

Selanjutnya, WhatsApp saat ini juga didukung mode gelap, hingga dapat menghapus pesan yang tidak sengaja dikirim ke individu atau grup, serta dilengkapi berbagai emoji dan stiker.

Signal

Secara garis besar, Signal belum seatraktif Whatsapp dalam segi fitur. Namun aplikasi ini tetap memiliki fitur perpesanan, panggilan suara dan panggilan video serta semua komunikasi dienkripsi E2E.

Selain itu pengguna Signal juga dapat membuat grup, namun tidak memiliki opsi untuk menyiarkan pesan ke beberapa kontak secara bersamaan. Baru-baru ini, signal menambahkan dukungan untuk panggilan grup.

Aplikasi Signal juga memiliki fitur seperti menghilangkan pesan dan kemampuan untuk mengirim gambar yang dapat dilihat satu kali. Aplikasi ini juga menawarkan opsi built-in untuk menyembunyikan alamat IP Anda.

Selain itu, pengguna dapat mengaktifkan keyboard penyamaran saat mengetik, menerapkan mode gelap, menghapus pesan lama, dan mengaburkan wajah dan informasi pribadi dari gambar menggunakan editor foto. Terdapat emoji dan beberapa stiker privasi, tetapi masih terbatas dibandingkan dengan Whatsapp.

  1. Pemilik

Whatsapp menyebut aplikasi ini didirikan Jan Koum dan Brian Acton yang telah menghabiskan waktu 20 tahun di Yahoo, dikutip situs resmi WkatsApp. Lalu, pada 2014 Whatsapp bergabung dengan Facebook, namun beroperasi sebagai aplikasi terpisah.

Signal diluncurkan pada Februari 2018 dengan dana awal US$50 juta yang dikucurkan Acton atau salah satu pendiri Whatsapp, dikutip dari Republic World,. Menurut Forbes, pada 2020 Acton menjadi orang terkaya ke-836 di dunia dengan kekayaan bersih US$2,5 miliar.

Article by

Haluan Logo