in

Bantahan NASA Soal Isu Matahari Akan Terbit dari Barat

Ilustrasi matahari terbit. Foto: Shutterstock

Beberapa hari belakangan, beredar sebuah postingan di Facebook yang dibagikan belasan ribu kali yang mengklaim bahwa lembaga antariksa NASA mengumumkan kemungkinan Matahari bisa terbit dari barat.

Dalam postingan itu, disebutkan juga bahwa matahari muncul dari barat disebabkan oleh bumi berputar ke arah sebaliknya dan menjadi tanda-tanda kedatangan kiamat. Postingan tersebut berbahasa Thailand dan telah dibagikan setidaknya 15 ribu kali sejak pertengahan Januari.

“Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang akan menyebabkan Matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat,” tulis postingan tersebut yang telah beredar.

Postingan serupa diketahui beredar di media sosial terutama Facebook dalam beberapa versi. Sebelumnya juga pernah beredar dalam versi bahasa Inggris.

Untungnya, postingan tersebut dapat diklaim palsu oleh NASA dan mengungkapkan bahwa pihaknya tak pernah menyatakan matahari akan terbit dari barat. Sebenarnya, bantahan dari NASA sudah cukup lama mereka lontarkan.

“Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi Matahari akan terbit dari barat,” kata Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications NASA seperti dikutip dari AFP, Sabtu (13/2/2021).

“Adapun pembalikan medan magnet memang fenomena nyata yang telah terjadi beberapa kali di masa silam dan ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya, namun pernyataan jika hal ini membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya yang menjadikan Matahari terbit dari barat adalah salah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa NASA dan lembaga sejenis memang sering dimanfaatkan pihak tak bertanggungjawab untuk menakut-nakuti orang dengan kabar hoax tentang kiamat.

NASA juga pernah mempublikasikan penjelasan tentang pembalikan medan magnet bumi. Dijelaskan bahwa fenomena ini biasa terjadi di masa lampau dan tidak berakibat fatal.

Tak seperti magnet yang kita kenal selama ini. Misalnya magnet kulkas, materi yang mengatur medan magnet bumi memang bisa pindah atau bergerak.

Article by

Haluan Logo