in

Ciamis Punya Wisata Sedot Madu, Bisa Minum Langsung dari Sarangnya

Kades banjarnayar, Tata, menyedot madu langsung dari sarang lebah trigona di rumah Ujang, peternak lebah di Dusun Sindangasih, Desa Banjaranyar, 9 Februari 2021. Foto: Tribunnews

Bagi ingin meminum madu langsung dari sarangnya, bisa berkunjung ke Kampung Madu, Dusun Sindangasih, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Di sana, terdapat wisata sedot madu yang menyuguhkan meminum madu langsung dari sarangnya.

Di wisata sedot madu, pengunjung bisa merasakan langsung sensasi meminum madu menggunakan sedotan langsung dari sarangnya. Pengunjung juga tidak perlu khawatir, karena lebahnya tidak menyengat.

Hanya saja, tidak semua sarang madu bisa langsung disedot, melainkan hanya sarang lebah trigona/klanceng jenisnya itama lepisep dan lebah tetragonula. Jenis lebah tersebut tidak memiliki sengat dan tidak agresif.

“Wisata sedot madu ini mulai dibuka tiga bulanan. Ya sama seperti tempat wisata lainnya, seperti wisata petik buah naga, wisata petik stroberi. Nah ini juga sama sedot madu langsung,” tutur Ujang Hadi, seorang peternak lebah, dikutip Detiktravel, Sabtu (13/2/2021).

Ujang memiliki sekitar 80 setup atau sarang lebah, yang terdiri 20 sarang lebah itama lepisep dan 60 sarang lebih biroi.

Wisata sedot madu ini dicetuskan karena sebelumnya pengunjung hanya melihat-lihat sarang lebah, berfoto atau membeli madu. Peternak pun memikirkan untuk menciptakan sebuah wahana yang membuat pengunjung pun lebih tertarik lagi.

Setelah terinspirasi dari panen madu yang harus disedot, cara tersebut pun ditawarkan kepada pengunjung. Meminum madu dengan menyedot langsung dari sarangnya ini menjadi daya tarik tersendiri, sebab ada kenikmatan tersendiri dan menantang tapi tetap aman.

Ujang menjelaskan, madu ini berbeda dengan yang lainnya, lebah yang disedot ini menyimpan madu dalam sarang yang bentuknya mirip mangkok. Sehingga lebih mudah disedot. Bahkan masa panennya pun cukup singkat, bisa sebulan sekali dan secara terus menerus.

“Saat disedot sensasinya luar biasa, memiliki rasa manis sedikit asam untuk madu yang agak tua. Sedangkan untuk yang muda lebih dominan rasa asam dan warnanya lebih terang,” jelasnya.

Bagi yang ingin merasakan sensasi sedot madu langsung dari sarangnya hanya cukup mengeluarkan uang Rp10 ribu saja per mangkoknya. Selain murah juga menyehatkan karena madu ini asli langsung dari sarangnya.

Kepala Desa Banjaranyar Tata menambahkan,  terdapat sekitar 95 orang peternak lebah di Dusun Karanglegok dan Sindangasih. Setiap rumah memiliki sejumlah sarang lebah.

“Wisata sedot madu ini unik dan juga kreatif, sebagai sebuah kearifan lokal. Jadi yang mau merasakan sensasinya silahkan datang ke sini. Karena wisata ini juga menyehatkan,” tambah Tata.

Article by

Haluan Logo