in

Cedera, Tantangan Terbesar Sang Monster MotoGP Marc Marquez

Marc Marquez. Foto: Twitter@marcmarquez93

Pembalap MotoGP Marc Marquez dijuluki monster penguasa MotoGP, menghadapi tantangan  terbesar dalam kariernya. Pembalap ini mendapat julukan Baby Alien lantaran performa impresif sejak usia muda.

Julukan Baby Alien layak disandang Marquez karena ia bisa menjadi juara MotoGP di musim debutnya di kelas tersebut pada usia 20 tahun. Marquez menjadi pembalap termuda yang bisa menang di kelas MotoGP.

Tak hanya mengesankan di awal debutnya, kolaborasi Marquez dengan Honda seolah tak bisa dihentikan oleh para kompetitornya. Tahun 2013 hingga 2019, Marquez merebut enam gelar juara dunia dan hanya satu kali gagal yakni ketika MotoGP 2015 yang didominasi oleh Yamaha dan dimenangkan Jorge Lorenzo.

Namun, setelah kekalahan di MotoGP 2015, Marquez menunjukkan peningkatan kualitas yang luar biasa. Pembalap kelahiran Cervera ini terus mendominasi sehingga sulit ditandingi oleh pembalap-pembalap lainnya.

Bahkan, balapan MotoGP 2019 berjalan monoton sebab Marquez selalu finis podium kecuali saat kecelakaan di MotoGP Amerika. Total 18 podium merupakan yang terbanyak dalam satu musim sepanjang karier Marquez.

Setelah memenangkan MotoGP 2019, Marquez tinggal butuh satu gelar juara dunia MotoGP saja untuk menyamai rekor Rossi dengan tujuh gelar di kelas premier dan sembilan gelar juara dunia secara total.

Marquez diyakini akan dengan mudah menyamai catatan tersebut karena belum ada pembalap yang benar-benar selevel dengan dirinya. Pembalap dan tim lain masih tidak konsisten.

Akan tetapi lazimnya olahraga, jalannya pertandingan tak bisa ditebak terus mulus. Marquez mengalami cedera di MotoGP Spanyol yang merupakan seri pembuka MotoGP 2020.

Saking hebatnya, Marquez masih dijagokan bisa jadi juara dunia MotoGP saat diprediksi absen dan tak dapat poin di dua seri. Pembalap yang lekat dengan nomor 93 itu pun ngotot untuk segera sembuh, dan itu berakibat fatal.

Marquez pun tenggelam dalam cedera parah yang membuatnya harus tiga kali menjalani operasi. Marquez yang awalnya diprediksi bisa tampil pada pertengahan musim justru terus mengalami kemunduran perkiraan waktu sembuh.

Setelah diprediksi bisa tampil di penghujung musim bila mau, malah kini Marquez menghadapi ancaman tak bisa tampil di seri awal MotoGP 2021. Ini bisa menjadi batu sandungan bagi Marquez untuk segera bangkit dan kembali mendominasi di kelas MotoGP.

Selama Marquez tak ikut balapan, jagoan-jagoan baru bermunculan mulai dari Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Alex Rins, dan juara dunia MotoGP 2020 yang semakin percaya diri menghadapi musim 2021.

 

Usia Baby Alien pun kini menginjak 28 tahun tepat pada 17 Februari 2021. Marquez harus menyadari bahwa ia bukan lagi sosok yang mengejar dan menaklukkan pembalap yang usianya lebih tua darinya. Marquez mulai beranjak menjadi pembalap senior yang jadi buruan pesaing-pesaing yang lebih muda.

Sejumlah tantangan terberat Marquez muncul saat ia seharusnya berada di puncak karier. Musuh utamanya adalah cedera dan semua traumanya serta kehadiran pembalap-pembalap yang lebih muda yang harus ditaklukkan.

Article by

Haluan Logo