in

Persiapan Paulina, Kandidat Indonesia di The Apprentice: ONE Championship Edition

Paulina Purnomowati, kandidat asal Indonesia, untuk The Apprentice: ONE Championship Edition. Foto: Dok. ONE Championship

Peserta dari Indonesia, Paulina Purnomowati menceritakan tantangan fisik dan mental mengikuti acara”The Apprentice: ONE Championship Edition”. Paulina menjadi salah satu dari 16 kandidat yang lolos dan diundang untuk berpartisipasi dalam musim perdana “The Apprentice: ONE Championship Edition” di Singapura.

Program The Apprentice merupakan acara televisi yang di dalamnya terdapat persaingan melibatkan bisnis dan tantangan fisik. The Apprentice dihelat oleh ONE Championship, penyelenggara ajang pertarungan seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA).

Paulina menganggap, reality show televisi itu dapat menimbulkan beban berat bagi pikiran dan tubuh, bagian dari acara reality show TV sangat menegangkan. Karena itu, ia meluangkan waktu setiap pagi untuk merenung dan berhubungan kembali dengan batinnya untuk membuat dirinya sedikit lebih mudah dalam menjalani tantangan setiap hari.

“Saya adalah orang yang suka berpetualang. Jadi secara mental, saya selalu siap untuk petualangan apapun, termasuk ‘The Apprentice: ONE Championship Edition’. Namun selain itu, saya juga bermeditasi,” kata Paulina dalam keterangannya, Kamis (18/2/2021).

“Saya melakukannya dalam bentuk meditasi sederhana dan meditasi tari. Ini membantu saya menjadi tenang dan solid dari dalam dan percaya diri. Di lokasi syuting, selama syuting tidak peduli seberapa awal waktu panggilan saya, saya selalu menyediakan waktu untuk bermeditasi dan berdoa. Saya mendapat kamar yang menghadap ke laut dan matahari terbit, itu membantu saya untuk bermeditasi dan berdoa. Ini benar-benar kunci bagi saya untuk mengawali hari ini,” lanjut Paulina.

Pertunjukan kali ini disebut-sebut sebagai versi terberat dalam sejarah. Pertunjukan terdiri dari tantangan bisnis dan pertama kalinya tantangan fisik dan atletik. Waralaba itu sendiri telah mengudara di lebih dari 120 negara.

Saat mendapat kabar akan menjadi salah satu kandidat, Paulina bergegas mempersiapkan fisik dan pikirannya untuk tugas-tugas luar biasa dihadapannya.

“Saya fokus untuk meningkatkan ketahanan dan kekuatan saya dengan berlari tiga hingga lima kilometer setiap pagi sebelum bekerja. Saya tidak tahu tantangan fisik seperti apa yang akan saya hadapi, tetapi saya khawatir jika akan ada tantangan seni bela diri. Saya belum pernah melakukan itu sebelumnya,” ujar Paulina.

“Saya tahu kekuatan saya ada pada ketangkasan, fleksibilitas, dan daya tahan. Saya seorang triatlon, pemain softball, dan atlet senam saat kecil. Apa pun yang berkaitan dengan kecepatan dan kelincahan, saya cukup yakin. Tapi tidak terlalu kuat dalam bertarung,” lanjutnya.

Paulina memiliki gelar MBA dalam Bisnis Internasional & Pemasaran dari Northeastern University di Boston, Massachusetts. Dia punya pengalaman yang luas dalam bisnis setelah memegang posisi kepemimpinan kunci di beberapa perusahaan besar.

Keberhasilan yang ia alami selama bertahun-tahun sebagai eksekutif senior diharapkan dapat membantunya dalam beberapa tantangan di The Apprentice. Namun para penggemar harus menunggu hingga acara tersebut ditayangkan pada bulan Maret untuk mengetahui seberapa baik dirinya di dalam kompetisi.

Musim pertama ONE Championship menampilkan reality show perdana pada bulan Maret 2021 dan terdiri dari 13 episode. 16 kandidat akan berkompetisi untuk mendapatkan tawaran pekerjaan senilai 250.000 dollar AS yang bekerja langsung di bawah Chairman dan CEO ONE, Chatri Sityodtong, selama satu tahun di Singapura.

Paulina sendiri memegang gelar MBA dalam Bisnis Internasional & Pemasaran dari Northeastern University di Boston, Massachusetts. Ia sebelumnya menjabat sebagai Country Head Indonesia di Global Brands Group Asia, Country Manager di Inditex Indonesia, dan Country Manager Indonesia di Valiram Group, serta posisi kunci di beberapa perusahaan lain.

Article by