in

Pujian dan Cacian ke Ronaldo atas Kegagalan Juventus di Liga Champion 2021

Cristiano Ronaldo terus menjadi andalan bagi sebagian penggemar sepakbola, termasuk setelah bergabung dengan Juventus. Namun cacian harus dialami Ronaldo setelah dirinya gagal membawa Juve melangkah lebih jauh di Liga Champions 2021.

Sejak dibeli Juventus dari Real Madrid pada tahun 2018 seharga Rp2 triliun, Ronaldo membuktikan dirinya belum berakhir. Pemain berjuluk CR7 itu masih menjadi lumbung gol yanng mumpuni.

Pada musim pertamanya, Ronaldo mengemas 21 gol dari 31 laga di Serie A. Musim berikutnya, perolehan Ronaldo naik menjadi 31 gol dari 33 laga, dan hingga Liga Champion 2021, sudah 20 gol dicetaknya dari 22 laga.

Ronaldo juga meraih dua titel Scudetto dan dua kali juara Piala Super Italia diraihnya. Ia terus bersinar, pujian pun terus menghampirinya.

Namun, Ronaldo tak mampu membawa Juventus merebut titel Liga Champions di tiga musim yang sudah dilaluinya. Pada musim pertamannya, Juventus ditaklukkan Ajax Amsterdam pada fase perempat final, lalu ditaklukkan Lyon pada babak 16 besar Liga Champions, dan musim 2021 ditaklukkan Porto di 16 besar Liga Champions.

Bukan rahasia lagi jika Juventus merekrut Ronaldo demi membawa Si Nyonya Tua bisa melangkah sampai puncak Liga Champions. Ronaldo dinilai sarat pengalaman di kompetisi paling prestisius di level antarklub Eropa itu.

Ronaldo telah empat kali juara bersama Real Madrid dan sekali bersama Manchester United. Pemain asal Portugal itu juga mencapai top skor sepanjang masa Liga Champions dengan 131 gol.

Sayangnya, Ronaldo juga manusia biasa yang tak sempurna. Ia belum bisa membawa Juve meraih juara Liga Champions, yang terakhir kali diraih klub asal Turin itu pada 1996.

Bahkan musim 2021, kegagalan Juventus di Liga Champions menyeret nama Ronaldo. Tak hanya gagal memaksimalkan peluang, ia dituding jadi biang kerok sehingga gawang Juventus kebobolan.

Saat perpanjangan waktu, Porto mendapat gol lagi melalui tendangan bebas. Sergio Oliveira melepaskan tendangan bebas dan bolanya melewati kolong kaki Cristiano Ronaldo, lalu meluncur masuk ke gawang Wojciech Szczesny.

Atas insiden itu, Ronaldo harus mengalami cacian. Mantan pelatih Juventus, Fabio Capello menilai, Ronaldo melakukan kesalahan yang tidak bisa dimaafkan. Lantaran, bola melewati kolong kaki Ronaldo dan tidak berani menghadang bola dan membalikkan badan.

“Siapa pun yang menjadi pagar betis tak boleh takut digebok. Itu merupakan kesalahan yang tak termaafkan dan tidak ada alasan untuk menyangkalnya,” papar Fabio Capello seperti dikutip dari Marca, Jumat (12/3/2021).

Mantan Presiden Juventus, Giovanni Cobolli turut angka bicara. Ia menilai, Ronaldo dijual saja mengingat kontrak CR7 bakal habis tahun 2022.

“Mendatangkan Cristiano Ronaldo merupakan kesalahan besar. Saya sudah mengatakan hal ini sejak hari pertama dia datang,” ungkap Cobolli seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

“Memang sih dia pemain hebat dan seorang juara, namun harganya terlalu mahal. Sekarang semuanya ada di tangan Juventus yang membayarnya jutaan euro untuk setiap gol yang dia cetak,” tambah Deportivo.

Article by

Haluan Logo