in

Empat Pemain Andalan Barcelona yang Ditenggelamkan Messi Selain Ibrahimovic

Lionel Messi dan Zlatan Ibrahimovic pada laga di stadion Camp Nou pada 25 Oktober 2009. Foto: AFP

Lionel Messi merupakan salah satu penyebab gagalnya karier Zlatan Ibrahimovic di Barcelona. Selain Ibrahimovic, ada empat bintang Barca lain yang kariernya juga ditenggelamkan La Pulga.

Barcelona sukses merebut treble winners: LaLiga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey pada musim 2008/2009. Hal ini membuat Barcelona memberi kejutan besar di bursa transfer. Barcelon melego Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan dan melepas Samuel Eto’o sebagai gantinya.

Akan tetapi, Zlatan Ibrahimovic justru gagal menyuguhkan performa apik di Blaugrana sehingga ia dipinjamkan ke AC Milan musim berikutnya lalu dipermanenkan. Lionel Messi pun dianggap punya peran dalam kegagalan Zlatan karena sang megabintang diketahui sempat mengirimkan pesan kepada Pep Guardiola.

Messi merasa terancam dengan keberadaan andalan Timnas Swedia tersebut. Guardiola pun merombak skuad dan Lionel Messi ditempatkan sebagai penyerang tengan dan Ibrahimovic digeser ke posisi lebih lebar.

Dengan posisi itu, Ibrahimovic hanya 21, sedangkan Messi sukses mencetak 47 gol di musim itu. Ibra pun akui peran Messi terhadap kegagalannya.

“Semua dimulai dengan baik tapi Messi mulai bicara untuk bermain di tengah, bukan di sayap. Jadi polanya diubah dari 4-3-3 ke 4-5-1,” kata Ibra seperti dikutip dari Sportskeeda.

“Saya dikorbankan dan tidak lagi memiliki kebebasan yang saya butuhkan di lapangan,” lanjut Ibra.

Zlatan Ibrahimovic bukanlah satu-satunya bintang Barcelona yang kariernya tenggelam karena Lionel Messi. Ada empat pemain lain yang bernasib sama, yakni:

  1. Pedro Rodriguez

Pedro Rodriguez bergabung dengan Barca sejak usia tujuh belas tahun. Dia menjalani debut di tim utama di usia dua puluh tahun pada 2008. Meski mencatatkan lebih dari tiga ratus penampilan dalam delapan musim, Pedro kesulitan menyegel tempat utama. Hal ini disebabkan oleh posisi bermainnya serupa dengan Lionel Messi.

Akibatnya, ia pun hengkang ke Chelsea pada musim 2015/2016. Pedro Rodriguez menjadi andalan di Chelsea dan langsung menghadirkan gelar Liga Inggris di musim pertamanya. Namun karena usia yang sudah 33 tahun, ia akhirnya dilepas Chelsea ke AS Roma musim panas lalu.

  1. Alexis Sanchez

Alexis Sanchez diboyong Barcelona pada 2011 ketika baru berusia 22 tahun karena tampil gemilang di Udinese. Namun, ia tak memiliki kebebasan dan harus bermain lebih ke dalam dan melakukan banyak operan alih-alih aksi individu karena keberadaan Messi.

Penampilan terbaik Sanchez baru tampak di musim terakhirnya ketika Lionel Messi cedera. Saat itu Sanchez merupakan pencetak gol terbanyak kedua di klub. Selain itu, Messi juga dikabarkan tidak menyukai permainan Sanchez. Dia cenderung menantang pemain belakang lawan dan hobi melepaskan tembakan dari jauh. Sanchez pun memilih hengkang ke Inggris bersinar bersama Arsenal setelah tiga musim di Barcelona.

  1. Thierry Henry

Thierry Henry datang ke Camp Nou pada Juni 2007 setelah sukses menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus legenda Arsenal. Akan tetapi, meski meraih sejumlah gelar bersama Barca, pamor Henry justru meredup.

Thierry Henry pun harus rela digeser ke sayap kiri demi posisi Lionel Messi dan Samuel Eto’o. Ia juga sering terlibat perselisihan dengan Pep Guardiola yang terlalu memanjakan Messi. Puncaknya, Henry dilepas ke New York Red Bulls hingga pensiun di klub MLS tersebut. Selama berseragam tim Catalan, Henry hanya mencetak 49 gol dari 121 laga.

  1. David Villa

David Villa berlabuh di Catalunya pada musim panas 2010 dengan modal 129 gol dari 225 penampilan selama lima musim di Valencia. Namun, ia harus rela tergeser menjadi pemain sayap karena keberadaan Messi.

Villa sebenarnya tampil cukup baik di posisi barunya, tetapi keinginan Messi memiliki sayap yang lebih lincah dan aktif membuat Villa terbuang. Villa pun hijrah ke Atletico Madrid usai tiga musim membela Barcelona dan menghadirkan delapan gelar.

Article by

Haluan Logo