Bahaya Keseringan Biarkan Tangki Kekosongan Bensin

Isi Bensin Sampai Penuh, Jangan Biarkan Tangki Bensin Sering Kosong. Foto: Auto2000

Bagi para pemilik kendaraan, disarankan untuk tidak menunggu tangkinya benar-benar kosong baru kemudian mengisi bahan bakar minyak (BBM). Sebab, mengisi BBM ketika tangki benar-benar kosong atau indikator sudah menunjukkan huruf E bisa berakibat fatal.

Ada tiga masalah yang mengintai kendaraan jika sering mengisi bensin saat tangkinya benar-benar dalam kondisi kosong, seperti dikutip dari Mitsubishi Motors berikut ini:

Bahaya yang pertama adalah akan muncul karat pada tangki BBM. Sebab, jika tangka sering kosong menyebabkan banyak udara yang berasal dari kondensasi atau perubahan uap BBM yang menjadi air. Apalagi jika mobil sering disimpan di luar ruangan dan terkena paparan sinar matahari langsung.

Jika hal tersebut sering terjadi, menyebabkan tangki BBM memiliki banyak air dan muncul karat yang berisiko menggerus dinding tangki. Untuk diketahui, massa air lebih berat dibandingkan minyak. Hal ini akan membuat air akan turun ke bawah dan menempel langsung di tangki.

Yang kedua, selain air dan serpihan karat, menyebabkan pula kotoran BBM mengendap di dasar tangki. Saat kendaraan dinyalakan dalam kondisi tangki kosong, kotoran tersebut bisa saja ikut terhisap oleh pompa bahan bakar. Hal itu akan mengganggu kinerja pompa bahan bakar dan sistem injeksi.

“Apabila hal tersebut terjadi, bisa menyebabkan mobil akan mogok. Oleh karenanya, satu cara yang bisa dilakukan yakni menguras tangki bahan bakar agar kondisinya kembali bersih,” jelas Mitsubishi Motors.

Bahaya ketiga, isi BBM saat tangki kosong bisa menambah rasa was-was. Sebab pengendara akan merasa khawatir mobil akan kehabisan bahan bakar dan berakhir mogok di jalan.

Untuk menghindari masalah tersebut, pemilik kendaraan dianjurkan untuk mengisi BBM sebelum indikator sampai huruf E atau lampu indikator BBM menyala.

Empat Pemain Andalan Barcelona yang Ditenggelamkan Messi Selain Ibrahimovic

Bantahan Facebook Soal 533 Juta Data Penggunanya Bocor