in

Yang Mesti Diketahui Tentang Format Sprint Qualifying di F1 2021

Sprint qualifying diterapkan mulai tahun ini di Formula 1. Seperti apa sebenarnya format sprint qualifying itu?

Sprint qualifying merupakan metode kualifikasi balapan yang baru. Para pebalap akan bertarung adu cepat dalam balapan sejauh 100 km tanpa masuk ke pit untuk menentukan posisi grid saat lomba utama keesokan harinya.

Tak hanya itu, nantinya para pebalap yang finis tiga besar di sprint qualifying juga bakal mendapat poin tambahan, yang akan berguna dalam persaingan gelar juara. Tiga poin untuk peringkat pertama, dua poin untuk peringkat kedua, sedangkan satu poin untuk peringkat ketiga.

Keputusan ini telah disetujui oleh FIA, Formula 1, dan juga 10 tim peserta. Sebagai permulaan, untuk Formula 1 2021, sprint qualifying rencananya akan dipakai di tiga seri, yakni GP Inggris (18 Juli) dan GP Italia (12 September).

Satu seri lagi belum ditentukan, namun akan digelar di luar Eropa, dengan GP Brasil menjadi favorit. Dengan begitu, seri balapan lainnya masih akan memakai format kualifikasi lama, yakni dua latihan bebas di hari Jumat, satu latihan bebas dan kualifikasi di hari Sabtu, dan balapan utama di hari Minggu.

Jika format ini berjalan sukses di 2021, ada peluang jumlahnya bakal ditambah pada tahun depan. Namun Managing Director F1 yakni Ross Brawn mengungkapkan bahwa mungkin tak semua seri akan memakai format sprint qualifying ini, lantaran ada trek-trek yang dirasa tak cocok, seperti misalnya GP Monako.

“Kami sangat antusias dengan kesempatan baru ini, yang akan menyajikan balapan akhir pekan yang lebih menarik untuk para penggemar di tahun 2021,” urai Presiden F1 Stefano Domenicali dalam pernyataan resminya.

“Melihat para pebalap bertanding selama tiga hari akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan saya yakin para pebalap akan menikmati pertarungan ini,” imbuhnya.

Article by

Haluan Logo