in

Kembali Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Tjoet Nja’ Dhien Film Arahan Erros Djarot

Cut Nyak Dhien merupakan Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. Kisah heroiknya dalam melawan penjajah itu diangkat ke dalam film berjudul Tjoet Nja’ Dhien.

Film yang dibintangi Christine Hakim ini memenangkan Piala Citra sebagai Film Terbaik
dalam Festival Film Indonesia 1988.

Diarahkan Erros Djarot, berikut sinopsis film Tjoet Nja’ Dhien yang juga dibintangi oleh Piet Burnama, Slamet Rahardjo, dan mendiang Rudy Wowor.

Tjoet Nja’ Dhien merupakan film biografi yang mengisahkan perjuangan seorang wanita asal Aceh bernama Tjoet Nja’ Dhien yang diperankan Christine Hakim. Ia dan teman-teman seperjuangannya bertempur melawan tentara Belanda saat menduduki Aceh.

Dalam perang, Tjoet Nja’ Dhien juga ikut membantu upaya suaminya, Teuku Umar (Slamet Rahardjo) yang menjadi panglima perang antara rakyat Aceh.

Perjuangan mereka semakin berat setelah Teuku Umar ditangkap Belanda karena pengkhianatan orang terdekatnya.

Hal inilah yang membuat Tjoet Nja’ Dhien harus turun tangan menghadapi tentara Belanda bersama para pejuang lainnya. Ia bahkan terus berperang dalam kondisi yang sudah tidak lagi prima.

Selain menceritakan dilema-dilema yang dialami Tjoet Nja’ Dhien, dalam perang yang berlangsung selama 31 tahun, film ini juga memperlihatkan kesulitan yang dialami pihak Belanda saat bertempur melawan tentara Aceh.

Film yang tayang pada 1988 silam ini akan kembali hadir di bioskop. Film ini akan tayang perdana bertepatan pada perayaan hari Kebangkitan Nasional yakni 20 Mei di sejumlah bioskop di Jakarta.

“Saya menonton film ini dulu dan hingga kini masih tersimpan sosok hebat Tjoet Nja’ Dhien. Ada pesan moral dari film tersebut kepada generasi milenial,” kata Amir Faisal, selaku Pendiri Atjeh Connection Foundation dilansir CNNIndonesia.

Amir menuturkan, film ini sarat dengan pesan kesetaraan gender. Bahwasanya, jika ada kemampuan, perempuan juga bisa memimpin perang. Hal itu telah dibuktikan oleh Tjoet Nja’ Dhien yang mampu memimpin ratusan pasukan tempur yang terdiri dari kaum pria.

“Kesetiaan, kejujuran, etika, kepandaian dan lain-lain adalah hal yang harus dimiliki oleh anak bangsa ini termasuk dalam menghadapi perang pandemi. Generasi milenial harus menonton film ini karena banyak pelajaran untuk masa kini,” demikian Amir Faisal.

Article by

Haluan Logo