in

Merindu Bersama Pusakata dalam Lagu Namamu Kueja Pelan-pelan

Pusakata, nama panggung dari Mohammad Istiqamah Djamad merilis single terbaru berjudul Namamu Kueja Pelan-pelan. Single yang dirilis pada Kamis, (20/5) lalu ini merupakan lagu keenam dari album Mesin Waktu 2020 (dibaca: dua puluh dua puluh).

Namamu Kueja Pelan-Pelan merupakan rangkuman penutup pada kisah lima lagu sebelumnya, yaitu Amy, Kucari Kamu, Di Ujung Malam, Kerinduan, dan Ruang Tunggu. Lagu ini merupakan sebuah perenungan seseorang yang selalu mencari makna cinta dan pengorbanan.

“Berikut sebuah hadiah berupa teman merenung untuk kalian. Lagu berjudul Namamu Kueja Pelan-pelan sudah rilis. Selamat berdoa dan merindu di tiap kalimat yang kalian eja dengan sabar,” tulis Pusakata di Instagram resminya.

Dalam lagu Namamu Kueja Pelan-pelan, Pusakata kembali memainkan hampir semua isian instrumen dalam lagu, seperti guitar electric, guitar akustik, keys and synth, udu, kendang, dan suling. Pusakata bahkan memasukkan pui-pui, alat musik tiup dari Sulawesi Selatan yang hampir punah.

“Saya sengaja menggali lebih jauh potensi musikalitas dan pengaruh seni tradisional Bugis-Makassar dalam mengolah rasa dan komposisi. Semua instrumen saya mainkan sendiri sesuai dengan batas kemampuan, sebagai wujud komitmen saya untuk berkarya dengan jujur,” katanya.

Bukan hanya pada musik, Pusakata juga memasukkan unsur kedaerahan dalam karyanya.
Mulai dari logo nama Pusakata yang diambil dari aksara Latin ke aksara Lontara.

“Saya berharap dengan menambahkan unsur daerah asal saya, Bugis-Makassar, akan membawa jiwa serta khasanah musik pada ruang yang lebih luas lagi. Saya ingin mengajak para pendengar lebih jauh terlibat menikmati perjalanan spiritual lewat eksplorasi ini,” demikian Pusakata.

Article by

Haluan Logo