in

Beberapa Langkah Sederhana Jika Mau Berkontribusi Selamatkan Lautan

Hampir semua lini kehidupan di Bumi terhubung ke laut dalam beberapa bentuk atau lainnya, baik itu untuk makanan, cuaca, atau bahkan transportasi. Nah, bulan Juni pun ditetapkan sebagai Hari Laut Sedunia sejak 1992.

Merayakan Hari Laut Sedunia penting untuk meningkatkan kesadaran tentang peran laut dalam kehidupan kita, sekaligus memberi tahu orang-orang tentang dampak tindakan manusia dan juga bagaimana mereka dapat secara berkelanjutan membantu melindungi laut dan sumber daya lautnya.

Dengan tema tahun ini The Ocean: Life and Livelihoods, berikut beberapa langkah sederhana untuk membantu menjaga dan menyelamatkan lautan.

  1. Melakukan perjalanan laut yang bertanggung jawab

Baik Anda sedang berkayak atau berperahu, cobalah tetap bertanggung jawab. Jangan membuang sampah sembarangan atau membuang apa pun ke laut, dan peduli dengan kehidupan laut di perairan sekitar Anda.

  1. Menggunakan energi dengan bijak

Kurangi efek perubahan iklim di laut dengan lebih sadar lagi tentang penggunaan energi, baik di rumah maupun di tempat kerja.

Misalnya, cobalah naik transportasi umum jika Anda tidak dapat berjalan kaki atau bersepeda ke tempat kerja Lalu, coba naik tangga alih-alih menggunakan lift, dan coba matikan perangkat yang terhubung listrik jika tidak digunakan.

Sebagaimana dilansir AsiaOne, cara berkelanjutan lainnya untuk mengurangi jejak karbon Anda adalah dengan mendukung solusi dan inovasi energi alternatif yang bersih jika memungkinkan.

  1. Minimalkan penggunaan plastik

Plastik yang berakhir sebagai sampah laut – terutama plastik sekali pakai seperti sedotan, tas, dan botol air plastik – berkontribusi pada perusakan habitat dan menjerat serta membunuh ribuan hewan laut setiap tahun.

Untuk menghentikan dampak tersebut, coba ubah kebiasaan penggunaan plastik secara perlahan. Hal itu bisa diwujudkan dengan menggunakan botol air yang dapat digunakan kembali, wadah makanan dan peralatan makan bukan sekali pakai, membawa tas kain sendiri atau tas lain yang dapat digunakan kembali saat berbelanja, dan daur ulang sebanyak mungkin.

  1. Jangan berdiri di atas karang

Terumbu karang adalah ekosistem penting, yang dengan cepat dihancurkan oleh pariwisata yang tidak bertanggung jawab dan orang-orang yang berdiri di atas karang.

Terumbu karang hidup dan terdiri dari ratusan hewan kecil yang disebut polip karang, yang berdiri bersama untuk membentuk koloni karang.

Polip memiliki hubungan simbiosis dengan alga yang hidup di dalam karang, dan melalui fotosintesis, alga menyediakan nutrisi bagi karang. Alga inilah yang kemudian juga memberi warna pada karang. Sementara karang hidup memiliki berbagai warna, karang mati berwarna putih bersih.

  1. Pilih makanan laut yang aman dan berkelanjutan

Cara paling membantu untuk menyelamatkan lautan adalah dengan tidak makan makanan laut apa pun. Namun, jika itu tidak memungkinkan, bantu mengurangi permintaan spesies yang dieksploitasi secara berlebihan dengan memilih makanan laut yang berkelanjutan.

Article by

Haluan Logo