in

Ketika Ajang Liga 1 2021 Tak Boleh Dihadiri Suporter

Ilustrasi. Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Piala Menpora, Minggu, 25/4/2021. Liga 1 2021 dipastikan tanpa suporter di stadion. Foto: Tribun

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno memastikan Liga 1 2021 digelar tanpa suporter di stadion. Hal itu diputuskan mengingat masih tingginya penyebaran Covid-19.

LIB tidak ingin mengambil resiko, meski sebelumnya ada peluang pertandingan terbuka bagi penonton dengan kuota terbatas. LIB baru akan mengkaji keterlibatan suporter untuk musim depan.

“Suporter, sepanjang musim ini tanpa penonton. Kami ingin pandemi cepat selesai dan sepak bola bantu jangan sampai ada klaster. Kami adopsi itu karena pandemi cukup tinggi di negara kita, sehingga masih kita tanpa penonton,” ungkap Sudjarno dikutip dari Indosport, Jumat (18/6/2021).

“Selama 2021-2022 sambil kita kaji insya Allah 2022-2023 sudah bisa tanpa penonton. Semua disiapkan termasuk infrastruktur,” lanjutnya.

LIB menilai penerapan physical distancing bagi penonton di Liga Indonesia juga belum efektif. Pasalnya, belum semua stadion di Tanah Air menggunakan single seat.

“Kami sambil kaji Liga 1 berjalan, juga Liga 2. Insya Allah tahun berikutnya bisa kita lakukan (ada penonton), pakai tiket online, prokesnya,” beber Sudjarno.

Rencananya Liga 1 2021 akan kick off pada 10 Juni 2021. Laga pembuka akan dimainkan oleh Persija Jakarta vs PSS Sleman di Stadion Pakansari, Cibinong.

Format Liga 1 2021 juga berbeda dibanding sebelumnya yakni menggunakan enam series yang berada di tiga kluster (kota tuan rumah). Kluster pertama itu akan diadakan di Jakarta-Bandung-Banten, klaster Kedua Jateng-DIY dan kluster ketiga Jawa Timur.

Liga 1 dan Liga 2 bakal bergulir pada bulan Juli. Untuk Liga 1 akan dimulai pada 10 Juli 2021 hingga Maret 2022. Sedangkan kompetisi Liga 2 baru akan berlangsung selang 14 hari setelah kick-off Liga 1.

Sudjarno menambahkan, gelaran Liga 1 dan Liga 2 2021-2022 akan menjadi acuan untuk pelaksanaan kompetisi musim selanjutnya perihal kehadiran penonton.

Butuh fasilitas yang memadai saat penonton kembali diperbolehkan datang ke stadion, apalagi ketika pandemi masih mewabah.

“Jadi, musim 2021-2022 akan kami manfaatkan untuk mengkaji soal penonton tersebut. Sambil menyiapkan semuanya, termasuk infrastruktur,” kata Sudjarno sambung Sudjarno.

Sudjarno tak menampik bahwa kompetisi musim 2022-2023 berpeluang bisa langsung disaksikan penonton di stadion.

“Kalau itu sudah dilakukan, Insya Allah pada musim 2022-2023 penonton dapat datang ke stadion,” ucap Sudjarno.

Article by

Haluan Logo