in

Waspada Berbagai Pemicu Kerusakan Kaca Film Mobil

Kaca Film Mobil

Kaca film merupakan aksesori yang penting dipasang di mobil. Sama seperti semua komponen, kaca film juga punya usia pakai yang jika sudah bermasalah maka solusinya hanya bisa diganti.

Kaca film sudah seperti barang wajib ada di mobil-mobil yang ada di Indonesia. Fungsi utama komponen ini adalah untuk menjaga suhu kabin tetap nyaman, mereduksi panas dari luar, dan buat pendukung faktor keamanan.

Namun jika aksesori ini sudah terpasang, Anda jangan berpikir dapat digunakan selamanya. Selain karena usia, umumnya kaca film perlu diganti jika rusak yang disebabkan kesengajaan atau tidak.

Dihimpun dari beberapa sumber, berikut ini ada berbagai penyebab kerusakan pada kaca film mobil:

  1. Kena panas berlebihan

Cuaca menjadi salah satu momok bagi kaca film. Jika mobil yang menggunakan kaca film sering kena panas terik, maka kekuatan dan kualitas kaca film tersebut akan diuji.

Kaca film telah didesain tahan banting, tapi ada batasannya. Aksesori juga bisa rusak karena faktor tanpa sengaja, misalnya terkena bara dari puntung rokok dan benda panas lainnya.

  1. Goresan benda tajam

Gesekan pisau, kunci perkakas, atau benda lainnya yang punya ujung lancip dan tajam bisa merusak permukaan kaca film.

Masalah yang timbul akibat goresan yakni permukaan kaca film lecet. Bahkan jika dibiarkan bisa membuat bagian yang lecet semakin melebar.

Selain itu kesalahan saat parkir juga bisa jadi penyebab kerusakan kaca film. Misal saat Anda parkir di tempat yang diyakini aman namun kaca film berpotensi rusak karena kejatuhan ranting pohon.

Kaca film juga bisa rusak misal terkena kotoran atau kejatuhan getah pohon bila tidak langsung dibersihkan.

  1. Lapisan lem tidak rekat

Kualitas kaca film lagi-lagi jadi penentu awet tidaknya komponen penahan panas tersebut. Pada produk kaca film yang bagus, tentu sulit untuk mendapati kerusakan seperti lapisan mengelupas.

Sebaliknya pada kaca film kualitas rendahan, aksesori ini dapat mengelupas akibat kualitas lem buruk sehingga tidak tahan lama dalam pemakaian.

  1. Kualitas buruk

Intinya kualitas kaca film tetap akan jadi penentu. Produk dengan kualitas rendahan bisa jadi penyebab utama kerusakan itu sendiri atau pemakaian relatif singkat ketimbang kaca film berkualitas tinggi.

Untuk itu, dianjurkan untuk lebih teliti dalam memilih kaca film dan jangan tergiur hanya karena harga murah.

Article by

Haluan Logo