in

Penerbangan Jeff Bezos ke Luar Angkasa Ditemani Astronot Termuda dan Tertua

Jeff Bezos juga akan ditemani astronout tertua dan termuda ke luar angkasa. Foto: AP

Blue Origin mengumumkan Jeff Bezos akan terbang dengan seorang anak berusia 18 tahun, Oliver Daemen, dalam penerbangan perdana ke luar angkasa pada 20 Juli 2021.

Remaja ini merupakan pelanggan pertama Blue Origin yang mengikuti trip tersebut dengan membayar. Namun harga tiket yang dibayar Daemen belum diungkap.

Daemen baru menyelesaikan sekolah menengah tahun 2020 dan sudah memegang lisensi pilot swasta. Terbang ke luar angkasa merupakan impian Daemen sejak usia 4 tahun, yang telah terpesona oleh luar angkasa, Bulan, dan roket.

“Ini menandai awal dari penerbangan komersial untuk New Shepard, dan Oliver mewakili generasi baru orang-orang yang akan membantu kami membangun jalan menuju luar angkasa,” ungkap Bob Smith, CEO Blue Origin dalam pengumuman, Kamis (15/7/2021).

New Shepard merupakan sistem roket yang dapat digunakan kembali dari Blue Origin. Roket tersebut dinamai sesuai dengan nama astronaut AS pertama yang ke luar angkasa, Alan Shepard.

Sehingga total, ada empat orang yang akan menemani Bezos terbang ke batas ruang angkasa. Keempat orang itu yakni Jeff Bezos, adiknya Mark, calon astronaut wanita Wally Funk dan Daemen.

Pada usia 18 dan 82 tahun, Daemen dan Funk akan menjadi astronot termuda dan tertua yang melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Blue Origin tidak mengungkap kewarganegaraan Daemen, tetapi Instagram-nya menampilkan foto-foto dirinya menikmati aktivitas seperti selancar, kiteboarding, dan menyelam, menampilkan komentar terutama dalam bahasa Belanda, seperti dikutip AFP.

Dia berencana untuk kuliah di Universitas Utrecht, Belanda, untuk belajar fisika dan manajemen inovasi mulai September 2021.

Pemenang Lelang akan Terbang Sesi Berikutnya

Daemen bukanlah pemenang lelang US$28 juta yang diumumkan beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, pemenang lelang masih dirahasiakan. Si pemenang lelang tak akan ikut terbang bersama Bezos kali ini karena ketidakcocokan jadwal. Ia akan terbang di sesi berikutnyal.

Smith juga berterima kasih kepada pemenang lelang atas dukungan mereka kepada Club for the Future. Ini merupakan organisasi nirlaba Blue Origin yang mendukung agar anak muda mengembangkan kemampuan sains dan teknik mereka untuk hidup di luar angkasa di masa depan.

Pekan ini lembaga tersebut mengumumkan akan menyumbangkan US$1 juta kepada 19 organisasi nirlaba yang mempromosikan sains dan teknik.

Roket Blue Origin akan menembus batas luar angkasa yang diakui secara internasional pada ketinggian 100 kilometer. Dengan demikian, kemampuan terbang New Shepard akan lebih tinggi dari Virgin Galactic yang telah mencapai ketinggian 80,4 kilometer.

Ada beberapa perbedaan antara roket New Shepard dengan pesawat Virgin Galactic. Pertama, roket New Shepard bisa digunakan kembali.

Kedua, roket itu diluncurkan secara vertikal dari tanah, sementara Virgin Galactic terbang horizontal kemudian baru meluncurkan roket di udara. Sehingga, roket ini dianggap lebih ramah lingkungan dibanding roket Virgin Galactic yang mengeluarkan gas rumah kaca dan jelaga.

Ambisi Blue Origin juga tak sekedar menawarkan pariwisata luar angkasa, sebab perusahaan itu juga berlomba menjadi kontraktor utama untuk misi NASA.

Saat ini, mitra sektor swasta terkemuka NASA adalah SpaceX milik Elon Musk yang mulai membawa astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tahun 2020. SpaceX juga sedang mengembangkan roket luar angkasa untuk misi ke Mars.

Article by

Haluan Logo