in

Turki jadi Alternatif Traveling, Tak Perlu Tes PCR di Tengah Pandemi

Balon udara di Cappadocia, Turki. Foto: Anatolian Balloons Cappadocia

Turki sudah buka pintu untuk wisatawan Indonesia. Liburan ke sana tak perlu PCR atau karantina.

Turki merupakan pilihan destinasi yang dapat dikunjungi oleh warga negara Indonesia (WNI). Kini traveler bisa menikmati liburannya dengan paket wisata Rp7 jutaan.

“Saat ini traveler yang ingin berangkat ke Turki jika sudah divaksinasi lengkap tidak memerlukan rapid test antigen atau PCR Swab. Aturan ini berlaku jika traveler menggunakan maskapai pesawat Turkish Airlines,” beber Roni selaku Product Supervisor AntaVaya, Kamis (29/7/2021).

Untuk visa tidak perlu repot karena AntaVaya akan mengurusi visa dengan sangat cepat. Bahkan, sesampai di Turki, kita juga bisa langsung jalan-jalan, tidak diperlukan karantina.

Untuk fasilitas tour, AntaVaya mengutamakan protokol kesehatan seperti bus yang digunakan akan didisinfektan setiap harinya. Begitu juga dengan hotel dan restoran yang sudah memenuhi standar protokol kesehatan.

“Dan untuk tour leader kita juga sudah vaksinasi semua loh yah,” ungkap Roni.

Dengan paket wisata mulai Rp7 jutaan, traveler akan diajak berwisata ke kota Cappadocia. Kota ini merupakan objek wisata terkenal di Turki selain kota Istanbul.

Di sana, traveler juga dapat menikmati pemandangan yang terbentuk secara alami dari letusan gunung berapi. Dan terbuat 3.000 tahun yang lalu. Bentuk unik seperti cerobong-cerobong asap tersebut merupakan tempat tinggal / goa untuk tempat berlindung yang jaman dahulu digunakan.

Selain itu, di Cappadocia, para traveler AntaVaya juga bisa menikmati pengalaman menginap di Cave Hotel, jadi anda bisa merasakan tidur di jaman dahulu di dalam goa.

Traveller dapat mengikuti wisata balon udara melihat matahari terbit ataupun bertualang menggunakan Jeep Safari untuk melihat matahari terbenam. Segera follow dan cek Instagram :@antavaya_id Website :www.antavaya.com

Article by

Haluan Logo