in

Penolakan FIA untuk Perberat Sanksi Hamilton di GP Inggris

Keinginan Red Bull Racing agar FIA meninjau ulang hukuman yang diterima Lewis Hamilton di Formula 1 GP Inggris pada pertengahan Juli lalu dipastikan sirna. Federasi otomotif dunia tersebut menolak bukti yang diserahkan tim asal Austria tersebut.

Dilaporkan Motorsport, peninjauan ulang dilakukan pada Kamis (29/7/2021) di Hungaroring, tepatnya menjelang GP Hungaria yang digelar pada Minggu (1/8/2021). Baik pihak Red Bull maupun Mercedes sama-sama dihadirkan pada rapat tersebut.

Permintaan peninjauan ulang diambil karena Red Bull merasa hukuman pit stop 10 detik yang dijatuhkan kepada Hamilton setelah bertabrakan dengan Max Verstappen di lap pertama terlalu ringan.

Apalagi dalam prosesnya, Hamilton tetap mampu keluar sebagai pemenang lomba, sedangkan Verstappen gagal melanjutkan lomba setelah mobilnya menghantam pembatas dengan kekuatan 51 kali gravitasi.

Red Bull pun diminta membawa bukti-bukti baru untuk menguatkan argument. Beberapa di antaranya sejumlah slide yang menunjukkan data GPS dari tabrakan Verstappen dan Hamilton, serta perbandingan dengan pergerakan mobil Hamilton saat menyalip Charles Leclerc pada akhir lomba.

Meski begitu, rupanya langkah yang diambil Red Bull tersebut tak berbuah manis. Bukti yang dibawa dinyatakan FIA tidak menunjukkan hal baru yang bisa mengubah keputusan secara signifikan dibandingkan yang sudah diambil saat lomba.

Maka dari itu, hukuman 10 detik bagi Hamilton tetaplah berlaku, dan kemenangannya di GP Inggris pun tak bisa diganggu gugat.

Verstappen sendiri saat ini masih memimpin klasemen pebalap dengan 185 poin. Akan tetapi keunggulannya atas Hamilton yang menempati urutan kedua menipis hingga menjadi 8 poin saja dari 10 seri F1 2021 yang sudah berlangsung.

Sedangkan Red Bull juga masih memimpin klasemen konstruktor dengan 289 poin. Namun keunggulan mereka atas Mercedes kini juga menipis, yakni hanya tinggal 4 poin.

Article by

Haluan Logo