in

7 Kondisi Hewan Peliharaan yang Menandakan Harus Dibawa ke Dokter

Ilustrasi kucing sebagai hewan peliharaan. Foto: Pixabay

Memelihara hewan hanya tentang memberi makanan teratur. Namun, pemilik juga harus memahami perubahan perilaku hewan yang bisa menjadi pertanda bahwa kesehatan mereka sedang bermasalah.

Dalam Instagramnya, Direktorat Kesehatan Hewan mengungkapkan beberapa kondisi hewan peliharaan yang menandakan harus segera dibawa ke dokter.

“Hubungi dokter hewan jika kamu melihat gejala-gejala berikut pada hewan selama lebih dari 1-2 hari,” tulis akun @direktoratkesehatanhewan, dilansir pada Sabtu (7/8/2021).

Nah, berikut ini tujuh kondisi hewan yang menandakan butuh dibawa ke dokter hewan dikutip dari akun Instagram Direktorat Kesehatan Hewan.

  1. Tidak nafsu makan

Sama halnya dengan manusia, jika hewan peliharaan tidak nafsu makan, itu bisa berarti ia mengalami gangguan kesehatan. Terlebih jika hal ini dibarengi dengan air liur berlebih dan haus atau minum secara berlebihan.

  1. Pincang

Jika hewan peliharaanmu terlihat pincang atau adanya pergerakan yang tidak normal, sebaiknya kamu lebih baik melakukan pengecekan. Apabila kemudian mereka terlihat menjerit saat kaki yang pincang disentuh, segera bawa hewan peliharaan ke dokter hewan.

  1. Lemah

Apabila hewan peliharaan yang biasanya ceria tiba-tiba lemah dan tak bertenaga, itu tandanya ada yang tidak beres dengan kesehatannya. Segera bawa mereka ke dokter hewan terdekat, ya!

  1. Masalah pencernaan

Berikutnya yakni kemungkinan masalah pencernaan pada hewan peliharaan. Mereka bisa saja sering buang air besar. Jika dibiarkan hewan peliharaan bisa lemas karena kurang cairan. Untuk itu segera bawa mereka ke dokter.

  1. Perubahan perilaku

Sebagai pemilik, tentu memahami bagaimana kebiasaan atau perilaku hewan peliharaan sehari-hari. Namun, jika ada perubahan, ada baiknya kamu menaruh perhatian.

Sebab, perubahan perilaku bisa saja menjadi gejala adanya syaraf hewan yang terganggu. Karena itu, jangan ragu untuk membawa mereka ke dokter.

  1. Perubahan fisik

Jika hewan mengalami perubahan fisik pada anjing atau kucing seperti, sering menggaruk, kulit botak, rambut rontok, hidung mengeluarkan ingus, mata merah da berair, ini menandakan ada yang salah pada tubuh hewan.

Kamu harus memastikan penyakit apa yang diderita hewan dengan membawanya ke dokter hewan untuk medapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat.

  1. Muntah

Muntah mungkin menjadi hal yang biasa bagi kucing. Namun, jika muntah menjadi sering, segera bawa mereka ke dokter.

Pada beberapa kasus, muntah juga bisa dibarengi oleh tersengal-sengal atau mengi. Jika hewan peliharaanmu mengalami ini, jangan menunda untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Jangan Asal Beri Obat

Apabila ada gejala atau perubahan perilaku pada hewan peliharaan, hal yang paling tepat untuk dilakukan adalah membawa mereka ke dokter hewan. Dokter akan mendiagnosa dan memberikan obat yang sesuai dan tentu diperuntukan khusus bagi hewan peliharaan.

Ingat, jangan mendiagnosa sendiri jika memang kamu bukanlah dokter. Apalagi memberi obat sembarangan pada hewan.

“Hindari memberikan obat secara sembarangan pada hewan, untuk menghindari keracunan, resistensi dan penyakit yang semakin parah,” tulis akun Instagram Direktorat Kesehatan Hewan.

Article by

Haluan Logo