in

Waspada Parkir Mobil di Bidang Miring, Ini Akibatnya

Ilustrasi parkir mobil di bidang miring. Foto: Shutterstock

Salah satu hal yang tak boleh dilakukan adalah memarkir mobil di sembarang tempat. Pemilik mobil harus memastikan ruangan, posisi kemiringan, sampai dengan suhunya.

Terlebih jika kendaraan roda empat tersebut akan diparkirkan dalam waktu yang cukup lama. Jangan sampai ketika akan digunakan kembali, mobil tidak dalam kondisi prima atau siap jalan. Hal itu diungkap Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.

“Posisi kemiringan parkir sangat penting, ini yang sering terlewat karena ada hubungannya dengan kaki-kaki mobil,” ungkap Nur Imansyah Tara, dalam keterangan resminya, Kamis (12/8/2021).

Menurut Imansyah, suspensi mobil sebagai penopang beban ke permukaan ditentukan bagaimana kemiringan mobil ketika berhenti. Logika mudahnya, misalkan mobil tengah diam pada bidang jalan miring maka suspensi akan menumpu beban lebih berat yang miring tersebut.

“Semisal mobil parkir miring ke kanan, maka suspensi sebelah kanan akan memiliki beban tumpu lebih besar. Dampaknya ialah umur pakainya jadi lebih cepat,” beber Imansyah.

Dalam kurun waktu yang lama atau terus-menerus terulang, hal tersebut akan berdampak signifikan pada suspensi mobil. Sehingga sebaiknya untuk parkir dalam durasi Panjang, pilihlah permukaan yang rata.

“Tapi bukan berarti mobil tidak boleh parkir di permukaan miring. Boleh-boleh saja tapi sebaiknya tidak dalam waktu lama,” jelas Imansyah.

Jika mobil sering parkir di bidang miring maka sebaiknya segera periksa suspensinya ke bengkel terdekat. Tak lupa, periksa pula lantai garasi untuk melihat seberapa curam kemiringannya.

“Guncangan-guncangan pada mobil pada umumnya disebabkan karena jalan yang tidak rata maupun lainnya. Agar selalu nyaman saat berkendara, kita harus memastikan bahwa semua komponen kaki-kaki dan suspensi selalu dalam kondisi baik dan terawat,” papar Imansyah.

Article by

Haluan Logo