in

IDI Bantah Vaksin Covid-19 Memicu Badai Sitokin

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Foto: iStock

Ketua Satgas Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban membantah isu yang menyebutkan bahwa vaksin covid memicu badai sitokin pada pasien yang reinfeksi.

Badai sitokin adalah kondisi dimana tubuh terus menerus memproduksi sitokin sehingga kerja sitokin tak terkendali. Badai sitokin dapat menyerang organ manusia, walau virus sudah mati atau tidak ada di dalam tubuh.

“Vaksin Covid-19 menyebabkan badai sitokin setelah terjadi infeksi ulang. Sehingga membuat virusnya semakin mematikan dan membuat sebagian orang yang mendapatkan vaksin malah meninggal. Apakah benar? tidak benar,” kata Zubairi dalam cuitannya di Twitter pribadinya @ProfesorZubairi.

Lebih lanjut, Zubairi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin dengan platform mRNA, inactivated virus, dan lainnya menjadi pemicu munculnya badai sitokin pada penyintas covid-19.

Sampai saat ini juga tidak ditemukan fenomena Antibody Dependent Enhancement (ADE) pada semua jenis vaksin Covid-19, lanjut Zubairi.

“Termasuk semua jenis vaksin yang sudah beredar di Indonesia. Sebab itu, masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk mendapatkan vaksinasi,” Zubairi menegaskan.

Article by

Haluan Logo