in

Pagerwangi Dome, Piknik & Kemah di Tengah Sejuk Lembang

Pagerwangi Dome. Foto: Liputan6.com

Desa Pagerwangi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin berwisata dengan keluarga setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) usai.

Tepatnya di Pagerwangi Dome. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, sehingga wisatawan mudah menemukan objek wisata ini.

Pihak pengelola Pagerwangi Dome, Priyo Laksono Utomo, saat ditemui CNNIndonesia.com pada Selasa lalu, menjelaskan bahwa area seluas 30 ribu meter persegi itu dibangun untuk menghargai nilai-nilai kreativitas, kebudayaan, dan intelektualitas dari almarhum Iskandar Alisjahbana, selaku pemilik yang merupakan anak dari tokoh kesusastraan Indonesia, Sutan Takdir Alisjahbana.

Pagerwangi Dome terdiri dari area terbuka yaitu hamparan hijau yang dikhususkan untuk aktivitas area bermain anak, tempat piknik keluarga, hingga ruang kreatif dari rumah kayu.

Hamparan rumput dan pohon-pohon pinus yang menjulang, menjadi favorit dari lokasi wisata ini. Hanya dengan membayar tiket masuk Rp25 ribu per orang , pengunjung sudah dapat bersantai ria dan menikmati nuansa alam yang asri.

Tak hanya hamparan pinus dan rumput yang luas, Pagerwangi Dome juga memiliki bangunan artistik. Terdapat bangunan kubah yang dibangun sejak tahun 1984 yang kini berfungsi sebagai perpustakaan.

Koleksi bukunya juga cukup beragam, beberapa di antaranya karya sastrawan legendaris, seperti Sutan Takdir Alisjahbana, Marah Roesli hingga Armijn Pane. Membaca di tengah suasana teduh dan sejuk tentu saja bakal sangat menyenangkan.

Sedangkan yntuk berkemah, tarifnya hanya Rp50 ribu per orang/malam. Peralatan kamping bisa bawa sendiri atau sewa di tempat.

“Ada persewaan tenda Rp180 ribu per tenda, untuk empat orang sudah termasuk sleeping bag untuk empat orang,” kata Priyo.

Article by

Haluan Logo