in ,

Sistem Cas HP di Motor untuk Hindari Aki Soak

Ilustrasi. Soket Charger Honda BeAT 2020. Foto: Kompas.com

Tempat pengisian daya baterai ponsel atau cas ponsel bisa ditemui pada sejumlah sepeda motor keluaran terbaru. Sistem asupan energi untuk gawai itu menjadi “barang” baru pada motor, dan tak jarang sejumlah pemilik motor memodifikasi kendaraannya dengan menambahkan sistem pengisian baterai tersebut.

Pilihan memodifikasi motor boleh-boleh saja, namun harus memperhatikan instalasi kelistrikan. Jangan salah pasang yang justru berpotensi korsleting. Perhatikan peralatan listrik sesuai standar dan tidak berlebihan yang bisa memberatkan baterai atau aki.

Bila instalasi listrik untuk sistem pengisian daya baterai ponsel sudah terpasang dengan baik, sebaiknya kita pahami perilaku mengisi baterai ponsel di motor agar tidak membuat aki tekor.

Berikut sistem pengisian daya baterai ponsel di motor agar tidak menyebabkan aki cepat soak:

  1. Manfaatkan kelistrikan rumah

Pada dasarnya, fitur ini memberikan kemudahan agar pengemudi tidak kehabisan daya baterai ponselnya ketika dalam perjalanan. Namun tips yang paling utama agar aki motor tidak cepat soak adalah dengan mengisi daya baterai hp di rumah.

Pasti akan ada saatnya ponsel tidak digunakan, seperti pada jam tidur pengguna. Waktu-waktu tersebut itu adalah waktu yang tepat untuk mengisi daya.

Pengecasan baterai ponsel di rumah juga dapat memberikan daya yang maksimal untuk hp. Dengan begitu kita tidak perlu memanfaatkan fitur charge sama sekali ketika berkendara dalam jarak dekat.

  1. Kurangi durasi menggunakan fitur pengecasan di motor

Fitur pengisian daya baterai di motor ada baiknya digunakan dalam keadaan mendesak saja yang mengharuskan ponsel tetap menyala namun kondisi baterai melemah. Dapat dikatakan, fitur ini sebagai “penolong utama” ketika dalam kondisi darurat.

Memang keadaan mendesak seringkali datang tiba-tiba. Hal ini tak lantas membuat pengemudi dapat menggunakan fitur charge hp pada motor ini terlalu sering. Sebaiknya juga diperhitungkan kapan saja waktu yang tepat untuk cas hp di motor agar tidak terlalu sering dan menghabiskan energi aki.

Terlalu sering menggunakan fitur pengisian daya hp ini dapat mempercepat aki menjadi tekor hingga soak. Hal ini karena konsumsi daya yang terlalu sering dapat melebihi kemampuan fitur dan kapasitas aliran listrik pada motor.

Selain itu, fitur ini juga tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai tempat utama pengisian ulang daya tambahan. Hal ini dapat menimbulkan banyak sekali energi yang terserap hanya untuk pengisian baterai ponsel di motor.

  1. Pengecasan ponsel dilakukan saat mesin motor menyala

Sumber energi listrik yang didapat ketika motor diam adalah dari aki. Hal tersebut tentu saja membuat konsumsi terhadap energi aki menjadi lebih tinggi. Berkaitan dengan itu, ada baiknya bila cas hp di motor dilakukan ketika motor menyala atau sedang dikendarai.

Sumber energi lain ketika motor menyala dapat diperoleh dari aktivitas bahan bakar motor. Hal ini tentu saja bisa mengurangi daya konsumsi aki yang berlebih ketika charging hp dilakukan.

  1. Tidak gunakan ponsel saat pengisian daya

Pengisian daya akan lebih maksimal jika ponsel tidak melulu dioperasikan ketika diisi dayanya. Hal tersebut berlaku ketika charging hp dilakukan di rumah maupun di motor.

Konsumsi daya ketika hp digunakan bisa saja lebih besar dari daya yang sedang diisikan ulang. Hal tersebut perlu dihindari agar pengisian daya dapat lebih efektif mengutip berbagai sumber.

Article by

Haluan Logo