in

Agnez Mo: Saya Bangga Jadi Orang Indonesia Karena Bhineka Tunggal Ika, Bukan Budaya Nyinyirnya

Agnez Mo. Foto: Twitter.

Agnez Mo mengaku bangga menjadi orang Indonesia, walau ia masih kerap mendapatkan nyinyiran dari orang dari bangsanya sendiri. Kebhinekaan orang Indonesia yang membuat Agnez selalu mencintai Indonesia.

“Yang bikin saya bangga jadi orang Indonesia adalah bhineka tunggal ika-nya, gotong royongnya. Bukan budaya nyinyirnya, bukan budaya bersembunyi dibalik akun-akun palsu,” kata Agnez Mo.

Agnez juga memberi pesan monohok kepada netizen yang suka berkomentar pedas di media sosial. “Pesan saya cuma satu, jari kamu tidak boleh lebih ceoat dari otakmu,” lanjutnya.

Ia menekankan, agar netizen terlebih dulu memikirkan apa yang akan ditulisnya di sosial media. Apakah komentar itu bisa menyakiti hati orang lain.

Menurut Agnez, netizen harus mampu bertanggung jawab terhadap apa pun ujarannya di media sosial. Karena itu, Agnez tidak pernah tertarik untuk membicarakan orang lain.

“Nunjuk itu gampang, yang susah cari solusi. Makanya saya dari dulu nggak pernah suka ngomongin orang. Kenapa? Karena i’m not intheir place. i’m not in their position,” kata Agnez yang langsung disambut teput tangan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Agnez baru akan berkomentar jika ia memiliki solusi atas permasalahan orang lain. Ia tak ingin menjadi bagian dari orang yang hanya menghakimi pihak lain tanpa memberikan jalan keluar.

“Nanti saya ngomongnya pas saya bisa kasih solusi. Saya bisa show an example. Itu baru saya maju, gitu,” kata Agnez.

Article by

Haluan Logo