in

Barcelona: Utang Rp24 Triliun hingga Kena Pembatasan Gaji di LaLiga

Logo Barcelona. Foto: AFP

Utang Barcelona menumpuk, yakni mencapai 1,5 miliar Euro atau sekitar Rp24 triliun. Utang itupun menjadi sumber perkara kesulitan Barcelona sejak musim 2020/2021. Imbasnya fatal bagi raksasa Liga Spanyol itu.

Sejak musim 2020/2021, Barcelona sudah kena pembatasan gaji di LaLiga. Musim ini, pengeluaran klub kian diperketat LaLiga agar klub tersebut tidak bangkrut.

Tak cuma itu, Barcelona juga terpaksa menjual beberapa bintangnya sejak musim 2020/2021. Dari Luis Suarez, bahkan Lionel Messi juga terpaksa pergi.

Terakhir, Antoine Griezmann juga dilepas ke Atletico Madrid. Setelah itu, Barcelona kabarnya sedang pusing untuk memecat Ronald Koeman, karena biaya kompensasinya juga bakal mengurangi kas klub.

Utang Barcelona yang mencapai 1,5 miliar Euro, atau sekitar Rp24,8 triliun disebut susah dilunasi dalam waktu singkat. Uang sebanyak itu sedang sulit dicari Barcelona di tengah situasi pandemi.

Namun, angin segar kabarnya datang ke Camp Nou. Ada pihak yang bersedia melunasi semua utang Barcelona!

Dalam program “El Curubito” yang mengudara di Stasiun 8TV, seperti dilansir Mirror, Jumat (1/10/2021) menyebut, ada perusahaan asal Uni Emirat Arab, tepatnya dari Dubai, yang bersedia melunasi utang Barcelona.

Perusahaan itu kabarnya siap membeli semua utang Barcelona. Dalam tawaran itu, kabarnya ada beberapa klausul, yang memungkinkan Barcelona membayar pemodalnya secara berkala, yakni dalam kurun waktu 2 tahun hingga 12 tahun.

Sebelumnya, Barcelona sendiri sudah menolak tawaran investasi dari CVC dan LaLiga, dengan sistem bagi hasil pendapatan.

Article by

Haluan Logo