in

3 Hal Penting Diperhatikan agar Hewan Kesayangan Tak Obesitas

Ilustrasi kucing. Foto: Shutterstock

Hewan peliharaan yang gemuk mungkin terlihat imut. Namun, jika berat badan hewan peliharaan kita, seperti kucing telah melebihi batas atau masuk dalam kategori obesitas, maka kita perlu membuat hewan-hewan ini diet loh.

Sama seperti manusia yang kelebihan berat badan, hewan yang mengalami obesitas dapat mengalami masalah kesehatan serius. Mulai dari tekanan darah tinggi, peradangan parah, diabetes, hingga penyakit jantung, dapat mengancam kesehatan hewan-hewan tersebut.

Karena itulah, diet merupakan upaya yang diperlukan hewan peliharaan di rumah agar tidak menderita obesitas. Penyebab berat badan berlebih juga beragam, bukan hanya memberi makan terlalu banyak.

Menurut Dr. Katy Nelson, dokter hewan dari Chewy, genetic, lingkungan, status steril, penyakit, dan faktor lainnya dapat mempengaruhi berat badan. Meskipun -memang, tetap saja kelebihan makan dan kurang olahraga menjadi penyebab utama kelebihan berat badan.

Nelson mengatakan, hewan yang telah disteril membutuhkan asupan kalori yang lebih sedikit. Namun, biasanya pemilik hewan tidak menyadari hal ini, dan terus memberi makan kucing atau anjing dengan porsi normal.

Namun bagaimana jika hewan peliharaan terlanjur kelebihan berat badan dan harus diet? Berikut ini tiga hal penting dilakukan.

  1. Jadwal pemberian makan

Tak mengatur jadwal makan dan membiarkan hewan peliharaan bebas mengonsumsi makanan yang tersedia di mangkuknya adalah sumber utama obesitas.

Nah, jika sudah terlanjur membuat kucing atau anjing makan dengan cara seperti itu, Nelson mengatakan, mengatur jadwal pemberian makan dapat dicapai hanya dalam waktu beberapa minggu saja.

“Mulailah dengan mengukur jumlah makanan yang sesuai untuk setiap hewan peliharaan dan menetapkan apa yang akan dimakan,” ujar dia.

“Awalnya, kita mungkin perlu memberi makan beberapa kali sehari untuk memberi anjing atau kucing cukup waktu untuk mendapatkan kalori yang dibutuhkan,” lanjut Nelson.

“Seiring waktu, mulailah meletakkan mangkuk untuk waktu yang lebih singkat, sehingga hewan peliharaan menyadari makan dan minum hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja,” tambah dia.

Lalu, setelah berhasil menyapih hewan peliharaan dari kebiasaan bebas makan, membeli feeder otomatis bisa membantu mengatur waktu dan porsi makan peliharaan.

  1. Membuat hewan peliharaan diet

Jika hewan peliharaan telah diatur jadwal pemberian makannya, langkah-langkah diet dapat diterapkan untuk membantu penurunan berat badan.

Menurunkan berat badan ini juga bisa dibantu dengan pemberian makanan yang khusus dirancang untuk itu.

“Makanan diet pengontrol berat badan biasanya bebas biji-bijian, tidak ada jagung, tidak ada gandum, tidak ada kedelai, protein tinggi, dan bahan-bahan terbatas,” kata dia.

Namun, Nelson mengatakan, jika ingin mengubah makanan hewan peliharaan, sebaiknya dibicarakan bersama dengan dokter hewan yang dapat mengidentifikasi berat badan ideal hewan peliharaan.

Setelah itui, kita dapat menetapkan target asupan kalori harian seperti yang direkomendasikan oleh dokter hewan.

“Saya merekomendasikan memberi makan hewan peliharaan sesuai dengan target beratnya,” kata Nelson.

“Kalori cukup mudah untuk diawasi, karena makanan hewan peliharaan mencantumkan kalori pada kemasannya,” tambah dia.

Nelson juga mengungkapkan, meski ada beberapa makanan pengontrol berat badan yang memerlukan resep dari dokter hewan, tapi ada yang tidak.

  1. Aktivitas dan mainan

Meski jadwal pemberian makanan sangat penting, menjaga agar hewan peliharaan tetap aktif dapat membuat berat badan tetap terjaga. Sebab -sama seperti manusia, olahraga teratur dan stabil adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.

“Jika hewan peliharaan kelebihan berat badan, mulailah perlahan untuk membangun toleransi olahraga,” jelasnya.

“Jangan hanya dengan lari sejauh lima kilometer saja, tapi berjalan, hiking, serta berenang juga. Bahkan, sekadar bermain biasa saja pun akan membakar kalori yang signifikan,” lanjut Nelson.

“Kendati demikian, kita harus selalu mempertimbangkan cedera atau penyakit yang mungkin dialami hewan peliharaan, suhu sekitar, dan bahaya keselamatan lainnya,” ujar Nelson.

Nah, untuk membuat hewan peliharaan tetap aktif, Nelson merekomendasikan beberapa mainan untuk kucing. Seperti cat climber atau alat panjat untuk kucing, hunting cat feeder kit, mainan bulu dan mainan laser.

Article by

Haluan Logo