in

Cara Tepat Melindungi Hewan Ketika Cuaca Dingin

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Saat musim hujan atau cuaca dingin telah tiba, berbagai persiapan untuk menghangatkan diri pun dilakukan. Namun, bukan hanya anggota rumah tangga yang harus siap menghadapi cuaca dingin, hewan peliharaan juga harus dipersiapkan.

Melindungi hewan peliharaan pada musim dingin yakni dengan memastikan hewan menyesuaikan diri dengan cuaca yang lebih dingin dengan mudah.

Hewan peliharaan yang menghabiskan sebagian atau seluruh waktunya di luar ruangan membutuhkan bantuan untuk melindungi dari cuaca yang lebih dingin.

Berikut cara yang tepat bisa dilakukan demi melindungi hewan peliharaan saat cuaca dingin agar tetap hangat, dikutip dari American Home Shield, Senin (25/10/2021).

  1. Kunjungi dokter hewan

Bukan ide buruk untuk menjadwalkan pemeriksaan tahunan hewan peliharaan ke dokter hewan sebelum cuaca dingin, terutama jika hewan memiliki masalah kesehatan kronis.

Diabetes, penyakit jantung, dan radang sendi adalah contoh kondisi kesehatan yang dapat membuat cuaca musim dingin lebih sulit dialami hewan peliharaan. Diabetes dan penyakit jantung dapat mempersulit hewan peliharaan untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri.

Cuaca dingin dapat membuat radang sendi lebih menyakitkan dan persendian menjadi kaku sehingga menyebabkan anjing Anda lebih sulit bergerak di cuaca dingin.

  1. Bawa hewan peliharaan ke dalam ruangan

Kebanyakan anjing tidak menyukai dingin, kecuali Husky atau Samoyed. Jika Anda berpikir cuaca di luar dingin, anjing atau kucing peliharaan Anda merasakan jauh lebih dingin.

Tentu saja, jika Anda memiliki hewan peliharaan dengan ras cuaca dingin, ia mungkin senang berada di salju dan Anda mungkin kesulitan untuk membawa masuk ke rumah.

Jika khawatir tentang berapa banyak waktu yang dihabiskan anjing di luar, bicarakan dengan dokter hewan tentang tips cuaca dingin untuk hewan peliharaan berdasarkan jenisnya.

  1. Jalan-jalan dengan hewan peliharaan

Hewan peliharaan juga bisa terkena radang dingin, terutama jika mereka berjalan tanpa alas kaki di salju dan hipotermia. Perhatikan tanda-tanda hipotermia pada hewan peliharaan, termasuk peningkatan rengekan, kecemasan, menggigil, dan kelemahan.

Pantau cakar hewan untuk tanda-tanda radang dingin seperti perubahan warna kulit (sering kali kebiruan, abu-abu, atau pucat), rasa sakit, bengkak, dan lecet atau borok di daerah yang terkena.

  1. Berikan jaket atau pakaian pelindung

Hewan peliharaan juga perlu dikenakan jaket atau pakaian pelindung, terutama untuk ras anjing atau kucing berbulu pendek yang rentan terhadap flu.

Belikan anjing dan kucing Anda jaket musim dingin serta pertimbangkan kenakan pelindung telinga untuk melindungi telinganya pada hari-hari yang sangat dingin.

Selain itu, belikan hewan peliharaan sepatu boots untuk dipakai saat berjalan-jalan padai cuaca dingin serta melindungi kaki hewan. Namun, Anda harus menyeka dan mengeringkan cakarnya segera setelah pulang dari berjalan-jalan.

  1. Waspadai bahaya musiman di sekitar rumah

Bahaya musim dingin untuk hewan peliharaan tidak semuanya di luar ruangan. Jauhkan perlengkapan, aksesori, dan dekorasi yang berhubungan dengan musim dingin dari jangkauan hewan peliharaan.

Singkirkan antibeku Anda setelah mendinginkan mobil. Jauhkan cokelat, perada, adonan ragi, lampu senar liburan, dan bahaya lainnya dari jangkauan hewan peliharaan.

Article by

Haluan Logo