in

5 Penyebab Tak Disadari Buat Rumah Semakin Berdebu

Ilustrasi bersihkan debu di rumah. Foto: Today

Keberadaan debu di rumah tak hanya membuat kotor, tapi juga mengganggu kesehatan, di antaranya alergi debu dan gangguan pernapasan seperti asma.

Debu yang muncul di rumah merupakan sekumpulan kotoran yang berasal dari sel kulit mati, rambut, serat kain, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, serta polusi udara seperti abu kayu, bahan kimia, dan knalpot kendaraan.

Namun, kemunculan debu di rumah juga turut disumbang oleh kebiasaan yang kita lakukan meski tidak disadari. Berikut hal-hal yang membuat rumah semakin berdebu serta cara mengatasinya, dirangkum dari Bobvila.

  1. Menggunakan karpet

Karpet adalah penghasil dan magnet utama debu. Ada banyak debu yang menumpuk di karpet, terlebih bila tidak dibersihkan.  Sebagai gantinya, cobalah menggunakan karpet shag dengan anyaman datar dan sering-seringlah menyedot debu untuk mencegah penumpukan.

Namun perlu diingat bahwa menyedot debu tidak selalu cukup. Untuk memastikan lantai benar-benar bebas alergen, bawa karpet secara teratur ke luar rumah dan goyangkan karpet untuk membersihkannya dari debu.

  1. Membersihkan debu dengan kain kotor atau bekas

Masih menggunakan kaus lama atau bekas untuk membersihkan debu? Hentikan kebiasaan tersebut dari sekarang. Sebaiknya, gunakan kain mikrofiber denga serat sintetisnya yang halus. Kain mikrofiber dapat menarik lebih banyak debu daripada kain katun biasa.

Untuk melakukan pembersihan dengan cepat, pilihlah kain lap mikrofiber untuk sudut dan rak yang rapat serta kain biasa untuk membersihkan permukaan meja.

  1. Melewatkan keset

Partikel kotoran kecil dapat muncul dari setiap kali seseorang atau hewan peliharaan datang atau pergi. Sepatu yang lebih bersih berarti lebih sedikit debu, jadi penting untuk meletakkan keset di setiap pintu masuk dan mencuci setiap sepatu secara teratur.

Lebih baik lagi, simpan keranjang atau rak di dekat pintu dan minta keluarga dan teman untuk melepas sepatu sebelum masuk. Ini akan membantu menahan kotoran yang tertinggal di area yang lebih kecil.

  1. Membiarkan udara menjadi terlalu kering

Debu menyukai statis, yang membantu kotoran dan serpihan menempel pada permukaan. Untuk mencegah debu menjadi terlalu nyaman, usahakan menjaga kelembapan di rumah  sekitar 40-50 persen.

Gunakan pelembap udara pada musim dingin atau simpan baki air di atas radiator Anda untuk menambahkan H2O atau air ke udara.

  1. Tidak membersihkan tirai

Kapan terakhir kali membersihkan tirai atau gorden? Menggantung tepat di dekat jendela yang terbuka, tirai menjadi magnet yang kuat untuk setiap debu yang masuk atau keluar.

Untuk menyegarkannya, buka penutup jendela dengan kain mikrostatis atau penyedot debu pada vacuum cleaner Anda. Tirai membutuhkan TLC yang sama.

Gunakan vakum genggam kecil untuk menghilangkan kotoran dan turunkan gorden, lalu cuci  sekali atau dua kali setahun.

Article by

Haluan Logo