in

Cara Mencegah Jerawat yang Muncul Jelang Menstruasi

Jerawat merupakan efek perubahan hormon menjelang dan saat menstruasi, selain perubahan suasana hati, kram dan keinginan makan yang sulit dikendalikan. Namun, jerawat jenis ini bisa diprediksi sehingga dapat dicegah dengan mengoptimalkan perawatan kulit.

Langkah pertama ialah melacak siklus menstruasi, yang bisa dilakukan melalui aplikasi seperti FLO. Saat kulit mengalami perubahan karena hormon, rutinitas perawatan kulit harus berubah.

Misalnya, menggunakan asam alfa hidroksi sebelum menstruasi ketika estrogen turun atau menggunakan minyak wajah yang menghidrasi pada minggu menstruasi. Kadar hormon yang rendah membuat kulit lebih kusam.

Haid

Saat mengalami menstruasi atau pelepasan lapisan rahim. Pada tahap ini, kadar estrogen dan progesteron sangat rendah, sehingga kulit akan tampak kering, kusam, dan lelah.

“Saya sarankan untuk meningkatkan rutinitas pelembap, meningkatkan hidrasi secara internal dan eksternal ,” kata Anna Mitsios, ahli kulit dengan perawatan bahan alami.

Pasca Menstruasi

Setelah menstruasi, kulit tampak sangat bagus. Hormon estrogen mulai meningkat, sehingga menghasilkan cahaya alami dan kulit terlihat glowing

“Estrogen membantu meningkatkan retensi kelembapan kulit, ketika kadar estrogen lebih tinggi, kulit terasa lebih terhidrasi dan bercahaya,” kata Rossi.

Ovulasi

Sekitar 13-15 hari sebelum dimulainya periode berikutnya, saat sel telur dilepaskan dari ovarium ke tuba fallopi. Estrogen dan kadar testosteron berada pada puncaknya. “Lonjakan ini terjadi sebelum timbulnya jerawat hormonal. Pencegahan dan mengendalikan jerawat adalah kuncinya,” kata Rossi.

Gunakan lotion untuk menjaga kulit tetap terhidrasi. Untuk mempersiapkan produksi minyak berlebih, bersihkan pori-pori dengan masker detoksifikasi.

Pra-Menstruasi

Setelah kulit tampak glowing, estrogen kembali turun. “Fase pramenstruasi biasanya menyebabkan jerawat karena peningkatan progesteron. Saat progesteron tinggi, kulit membengkak, sehingga seseorang mengalami papula dan pustula jerawat yang meradang,” kata Rossi.

Gunakan produk yang mengandung sifat anti-inflamasi. Bersihkan kulit sesering mungkin dengan pembersih berbusa lembut.

Article by

Haluan Logo