in

Rekomendasi Film Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia

Film sejarah (gambar: AFP Photo/STR)

Salah satu cara mudah untuk menggambarkan sejarah adalah melalui karya film. Terutama film sejarah, yang diadopsi dari kisah sejarah nyata. Meski tidak seratus persen sama, namun film tersebut bisa memberi gambaran.

Terdapat beberapa film sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, yang bisa Anda tonton. Dilansir melalui tirto.id, diantaranya adalah sebagai berikut:

Trilogi Merdeka (2009, 2010, 2011)

Film ini menceritkan kisah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan latar waktu pada 1947. Dengan tokoh utamanya 5 orang pejuang.

Tidak hanya melawan tentara Belanda, pejuang kemerdekaan juga harus menghadapi kelompok yang dianggap berkhianat pada saat itu.

Soekarno: Indonesia Merdeka (2013)

Film ini tidak hanya menceritakan Soekarno sebagai Presiden Indonesia pertama. Tetapi menceritakan masa-masa perjuangannya di era kolonial.

Mulai dari Soekarno yang mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI), hingga pengasingannya ke Ende (Flores) dan Bengkulu.

Battle of Surabaya (2015)

Peristiwa ini memiliki latar waktu peristiwa 10 November 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan setiap tahunnya.

Tokoh utama film ini bertugas mengirim pesan melalui surat-surat yang dibawanya, kepada masyarakat yang sedang berjuang.

Jenderal Soedirman (2015)

Film ini bercerita mengenai perjuangan tokoh Jenderal Besar Soedirman. Latar waktu pada film ini adalah setelah proklamasi.

Kala itu, Indonesia sedang berperang demi mempertahankan kemerdekananya. Latar tempatnya berada di Yogyakarta, yang kala itu menjadi ibu kota sementara Indonesia.

Wage (2017)

Film ini mengisahkan Wage Rudolf Supratman, sang pencipta lagu Indonesia Raya. Wage bukan hanya seorang musisi, melainkan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Salah satu perjuangannya dituangkan melalui medium musik. Dengan menciptakan lagu Indonesia. Lagu tersebut pertama kali diputar pada Kongres Pemuda Kedua pada 28 Oktober 1928 di Batavia (sekarang Jakarta).

Article by

Haluan Logo