in

Memahami Jenis-jenis Potongan Berlian yang Tersemat di Perhiasan

Princess cut diamond. Foto: Shutterstock

Berlian telah menjadi representasi cinta dan komitmen sejak abad ke-15. Laman WE magazine for women, Sabtu (13/3/2020), menuliskan bahwa tradisi ini dimulai ketika Archduke Maximilian dari Austria bertunangan dengan Maria dari Burgundy.

Sebagai bentuk komitmennya, Maximilian memberikan sebuah cincin berlian kepada Maria. Tradisi tersebut bertahan hingga sekarang.

Adapun pemilihan berlian sebagai lambang cinta bukan tanpa alasan. Batu yang terbentuk dari karbon tersebut memiliki sifat abadi karena tidak mudah rusak dan tak lekang oleh waktu.

Sifat yang sama diharapkan dapat menular pada cinta kepada pasangan. Maka tak heran, perhiasan berlian, termasuk cincin berlian, menjadi simbol cinta abadi yang digunakan sebagai pengikat pada momen bertunangan atau lamaran.

Sebelum memilih berlian yang cocok untuk momen lamaran, ada baiknya Anda memahami berbagai jenis potongan berlian yang lazim disematkan pada perhiasan, terutama cincin.

Diberitakan laman Mondial Jeweler, Selasa (15/12/2020), setidaknya ada enam jenis potongan berlian yang tersemat pada perhiasan. Berikut penjelasannya.

  1. Princess cut

Ciri khas princess cut terlihat dari potongan berlian yang berbentuk kotak pada berlian. Dengan potongan ini, berlian tampak memiliki banyak pantulan cahaya pada bagian tengah dan sudutnya.

Karena keindahan itu, princess cut menjadi salah satu potongan berlian yang paling populer dan disukai, termasuk untuk cincin lamaran. Pasalnya, potongan ini cocok digunakan untuk berbagai model cincin.

Meskipun terlihat lebih besar, berlian dengan princess cut memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan model potongan lain.

  1. Marquise cut

Marquise cut membuat berlian memiliki bentuk memanjang atau elips dengan kedua ujung yang lancip. Bentuk ini membuat jari pengguna cincin terlihat panjang dan lentik.

Dikutip dari laman Brilliance.com, marquise cut diambil dari nama Marchioness Madame de Pompadour. Dia adalah kekasih Raja Louis XV yang berjaya pada 1710-1774 di Prancis.

Untuk menunjukkan cintanya, Raja Louis menugaskan seorang ahli perhiasan untuk mendesain potongan berlian menyerupai bentuk bibir Marchioness Madame de Pompadour. Seiring waktu berjalan, marquise cut berkembang menjadi bentuk khas seperti yang dikenal saat ini.

  1. Cushion cut

Berlian cushion cut dikenal juga sebagai berlian pillow cut karena berbentuk menyerupai bantal. Potongan ini banyak tersedia dalam bentuk bujur sangkar dan persegi. Berlian ini memiliki tingkat pantulan cahaya yang tinggi sehingga tampak lebih berkilau.

Jenis potongan ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Namun, potongan yang membuat berlian tampak antik atau vintage ini kembali populer dalam beberapa tahun terakhir.

  1. Pear shaped

Sesuai namanya, bentuk potongan berlian pear shaped terlihat seperti buah pir atau air mata (teardrop). Potongan ini merupakan kombinasi antara berlian round cut dan marquise cut dengan bentuk runcing di salah satu ujungnya.

Dengan bentuk runcing dan memanjang, berlian pear shaped membuat jari pemakainya tampak lebih ramping. Namun, ujungnya yang runcing sangat rentan pecah. Oleh karenanya, berlian ini harus dipasang dengan prong yang mampu melindungi ujung lancipnya.

  1. Oval cut

Berlian dengan potongan oval memiliki tampilan klasik dengan sentuhan modern. Seperti halnya pear shaped, oval cut juga memberikan kesan lentik dan ramping pada jari pemakainya.

Mengutip laman Learning Jewelry, berlian oval cut sesungguhnya telah lama ada, tetapi baru diperkenalkan di pasar berlian pada 1950-an.

Kala itu, perusahaan manufaktur berlian internasional Lazare Kaplan berusaha mengolah berlian yang dianggap “tak bisa dipakai”. Perusahaan ini kemudian mengaplikasikan oval cut pada jenis berlian tersebut. Potongan oval cut kemudian terus diaplikasikan hingga sekarang.

  1. Round cut

Round cut atau berlian berbentuk bulat merupakan potongan berlian yang paling terkenal. Pada mulanya, potongan ini disebut potongan Eropa kuno atau old European cut.

Berlian round cut dipotong secara simetris dan proporsional sehingga memiliki tingkat kecemerlangan dan kilau yang maksimal berdasarkan parameter pengukuran 4C.

Untuk diketahui, 4C merupakan standar penilaian internasional berlian dari Gemological Institute of America (GIA) yang meliputi kriteria cut, clarity, color, dan carat.

Salah satu potongan round cut dengan kualitas terbaik dapat ditemukan pada Brilliant Rose dari koleksi cincin berlian lamaran Miss Mondial. Berlian ini hadir dalam dua pilihan warna, yakni white gold dan white rose gold.

Berlian dengan dua pilihan warna tersebut bisa disematkan pada lima model cincin berlian wanita Miss Mondial, yakni Cellestial, Seraphine, Divina, Infini, dan Elysia.

Sebagai informasi, koleksi cincin tunangan berlian atau diamond engagement ring dari Miss Mondial itu tampil menawan karena memiliki 66 facet pada setiap butirnya. Umumnya, berlian round cut hanya memiliki 58 facet.

Untuk diketahui, facet adalah sekumpulan bidang cermin datar yang membentuk tubuh berlian. Jika terkena cahaya, facet ini akan memantulkannya.

Adapun delapan facet tambahan pada berlian #BrilliantRose berfungsi untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan pantulan cahaya. Dengan begitu, warna berlian Brilliant Rose terlihat satu tingkat lebih tinggi dari warna aslinya.

Dengan keunggulan tersebut, Brilliant Rose sangat cocok disematkan pada cincin lamaran yang menjadi simbol cinta abadi sekaligus ungkapan bahwa cinta adalah segalanya atau #LoveIsAll.

Informasi selengkapnya mengenai produk Miss Mondial dapat Anda temukan pada laman resmi dan akun Instagram Miss Mondial.

Itulah enam jenis potongan berlian yang bisa Anda pilih untuk cincin lamaran. Dengan bentuk yang beragam, berlian tersebut diharapkan bisa menjadi simbol cinta abadi Anda kepada pasangan yang tak lekang oleh waktu dan tidak mudah rusak.

Article by

Haluan Logo