in

Panduan Mengubah TV Jadul Jadi Smart TV agar Bisa Streaming

Ilustrasi. Foto: iStockphoto

Saat ini banyak acara TV dan film terbaik dapat ditemukan secara online, dan seringkali tersedia secara eksklusif melalui layanan streaming seperti Netflix, Hotstar, dan Amazon Prime Video.

Untuk mengakses beragam program tersebut tentu dibutuhkan smart TV atau TV digital yang terhubung ke Internet untuk memberi Anda akses ke layanan streaming melalui aplikasi, dengan cara yang sama seperti smartphone, tablet, atau komputer.

Namun tidak semua orang memiliki atau mampu untuk membeli smart TV. Jangan khawatir, Anda dapat menggunakan TV jadul milik anda dirumah untuk dijadikan TV Android sehingga dapat dipergunakan untuk melakukan streaming.

Berikut panduan mengubah TV jadul menjadi Smart TV seperti dilansir dari Gadgets 360.

  1. Stik streaming atau dongle

Cara termudah dan paling efektif untuk menambahkan kecerdasan ke TV jadul Anda adalah stik atau dongle streaming yang bagus. Ada banyak opsi dalam kategori ini, semuanya menawarkan fitur dan kemampuan berbeda yang memungkinkan Anda terhubung ke layanan online.

Mencantumkan persyaratan spesifik Anda akan membantu Anda memilih stik atau dongle streaming terbaik untuk Anda. Untuk ini, Anda harus mencari jenis konten yang Anda inginkan, yang akan membantu Anda memilih perangkat terbaik untuk Anda.

Jika Anda memiliki ponsel Android untuk digunakan sebagai pengontrol, Anda dapat menggunakan Chromecast besutan Google. Namun, televisi Anda mesti memiliki port USB agar bisa chromecast bisa dicolokkan ke televisi.

Meski dijual dengan harga lebih mahal, keunggulan Chromecast adalah tidak membuat hp cepat panas. Sebab, ketika sudah terhubung, aplikasi akan dimainkan oleh Chromecast dan pengguna pun bebas memainkan ponsel mereka ketika aplikasi sudah dimainkan di Chromecast.

Selain Chromecast besutan Google, di Indonesia tersedia juga berbagai dongle tiruan Chromecast yang dijual dengan harga lebih murah. Dongle ini akan mentransmisikan konten atau memproyeksikan layar smartphone Android pengguna.

Anda tinggal mencolokkan dongle ini ke port HDMI di TV sehingga pengguna bisa langsung memproyeksikan layar di smartphone Android. Harga dongle ini memang lebih murah, namun kelemahannya, ponsel jadi cepat panas karena terus-menerus digunakan untuk streming isi layar ke televisi.

Selain itu, pengguna tak bisa bebas mengoprek ponsel ke aplikasi lain ketika melakukan streaming. Sebab, dongle ini akan meneruskan apapun yang ditampilkan di layar ponsel.

  1. Hubungkan laptop ke TV

Cara paling terjangkau untuk menambah kecerdasan pada TV jadul Anda adalah dengan menggunakan kabel HDMI untuk menghubungkan laptop Anda ke TV. Cara ini dilakukan untuk memproyeksikan atau perpanjang layar laptop ke TV.

Keuntungan dari metode ini adalah sangat terjangkau, dan memberi Anda kekuatan penuh dari komputer Anda di layar besar. Jika laptop Anda memiliki port HDMI-out, yang Anda butuhkan hanyalah kabel HDMI standar.

Dengan cara ini, TV Anda terhubung secara efektif ke Internet (melalui laptop Anda, tentu saja). Anda sekarang dapat menggunakan laptop Anda sebagai pengontrol dan mengambil konten apa pun yang Anda inginkan, yang dapat diunduh melalui aplikasi tertentu atau bahkan browser Internet.

Teknik yang sama juga dapat bekerja dengan smartphone, dengan asumsi Anda memiliki kabel yang tepat dan smartphone milik Anda memungkinkan tampilannya diproyeksikan melalui HDMI.

  1. Konsol game

Metode lain yang dapat digunakan untuk menambah kecerdasan pada TV jadul adalah dengan menggunakan konsol game modern. Jika Anda memiliki Sony Playstation 4 atau Microsoft Xbox One, Anda dapat menggunakannya sebagai perangkat streaming pintar.

Konsol ini terhubung ke internet dan memiliki aplikasi yang tersedia untuk banyak layanan streaming. Ini termasuk Netflix, Amazon Prime Video, Spotify, YouTube, Plex, dan Twitch, untuk beberapa nama.

  1. Blu-ray

Pemutar Blu-Ray bukan hanya tentang film dengan resolusi lebih tinggi. Pemutar Blu-Ray pintar juga memiliki konektivitas internet, sehingga Anda dapat menambahkannya ke jaringan kabel atau nirkabel dan kemudian memanfaatkan streaming online, seperti dilansir dari Tech Radar.

Article by

Haluan Logo