in

7 Kebiasaan Dapat Merusak Otak

Ilustrasi. Foto: Sputnik

Ada banyak aktivitas yang ternyata bisa membuat otak menjadi rusak. Mungkin salah satunya menjadi kebiasaan kamu yang kamu lakukan tiap harinya.

Kamu perlu mengetahui kebiasaan-kebiasaan tersebut agar bisa mengatasi otak jadi rusak. Nah, berikut ini tujuh kebiasaan yang bakal merusak otak, dikutip dari laman Webmd.

  1. Kurang Tidur

Salah satu faktor yang merusak otak adalah kurang tidur. Ini bahkan bisa menyebabkan demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Sebaiknya memang harus tidur secara teratur. Untuk keluar dari masalah ini, hindari alkohol, kafein hingga bermain perangkat elektronik saat malam hari.

  1. Sering Sendirian

Manusia pada dasarnya harus melakukan kontak sosial. Ini bukan soal berapa banyak teman di media sosial, tapi yang memiliki hubungan yang nyata. Orang dengan beberapa teman dekat bisa jauh lebih bahagia dan produktif. Selain juga cenderung tidak akan mengalami penurunan otak dan Alzheimer.

Sebaiknya saat merasa sendiri, hubungan teman. Kamu juga bisa memulai hobi baru yang melibatkan orang lain.

  1. Terlalu Banyak Makan Junk Food

Orang yang punya kebiasaan makan banyak hamburger, kentang goreng, keripik kentang atau minuman ringan membuat bagian otak terkait dengan pembelajaran, memori serta kesehatan mental menjadi lebih kecil.

Ada sejumlah makanan yang mampu untuk menjaga fungsi otak. Dari berries, biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran hijau.

  1. Mendengarkan Suara dengan Volume Penuh

Dengan earbud pada volume penuh, kamu bisa merusak pendengaran hanya dalam 30 menit. Serta juga merusak masalah otak, yang terkait dengan gangguan pendengaran pada orang dewasa yang lebih tua, termasuk Alzheimer dan hilangnya jaringan otak.

  1. Tidak Banyak Bergerak

Apakah kamu termasuk kaum mager atau males gerak? Mungkin bisa merusak otak. Sebab semakin lama tidak melakukan olahraga maka bisa berpotensi menderita demensia serta juga diabetes, jantung, dan tekanan darah tinggi.

Tidak harus berlari maraton. Namun lakukan berjalan di taman atau sekitar lingkungan selama 30 menit per hari dan minimal 3 hari dalam seminggu.

  1. Kelebihan Makan

Jika kamu makan terlalu banyak, otak mungkin tak mampu membangun jaringan yang kuat untuk membantu berpikir dan mengingat. Makan terlalu banyak untuk waktu yang lama, kemungkinan akan kelebihan berat badan yang berdampak pada penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi yang terkait pada masalah otak dan Alzheimer.

  1. Kurang Sinar Matahari

Jika tidak mendapatkan cukup cahaya natural, maka bisa mengalami depresi. Hal ini akan membuat kamu menjadi depresi dan memperlambat kerja otak. Penelitian juga menunjukkan cahaya matahari dapat menjaga otak bekerja dengan baik.

Article by

Haluan Logo