in

Game Asal Indonesia Borong Penghargaan di SEA Game Awards 2021

Ilustrasi. Foto: Toge Production

SEA Game Awards 2021 telah mengumumkan daftar pemenangnya. Empat game buatan developer Indonesia berhasil mendominasi gelaran SEA Game Awards tahun ini.

SEA Game Award merupakan ajang penghargaan yang merayakan industri game indie di Asia Tenggara. Di tahun kelimanya, SEA Game Awards memiliki 10 kategori yang diisi oleh puluhan game dari berbagai genre.

Salah satu penghargaan yang berhasil direbut oleh game asal Indonesia adalah Grand Jury Award, yang merupakan kategori paling bergengsi di ajang ini. Kategori ini dimenangkan oleh Coffee Talk, game flagship dari developer game asal Tangerang Toge Productions.

Game asal Indonesia lainnya, Biwar: Legend of Dragon Slayer, berhasil memenangkan kategori Best Technology. Game action-adventure yang menampilkan budaya Bali dan Papua ini dikembangkan oleh developer asal Bali Devata Game Production.

When the Past Was Around, game lokal yang mengandalkan cerita dan visual yang menyentuh, memenangkan kategori Best Visual Art. Game ini dikembangkan oleh Mojiken Studio, developer game asal Surabaya dan di-publish oleh Toge Productions.

Game platformer vertikal Rising Hell berhasil memenangkan dua kategori yaitu Best Game Design dan Best Audio. Game ini dikembangkan oleh Tahoe Games, developer game asal Kediri dan di-publish oleh Toge Productions.

Berikut ini daftar lengkap game pemenang SEA Game Awards 2021, seperti dikutip dari IGN Southeast Asia, Rabu (24/11/2021):

  • Grand Jury Award – Coffee Talk (Toge Productions, Indonesia)
  • Rising Star Award – Exist.EXE (Skyfeather Games Studio, Malaysia)
  • Audience Choice Award – Fallen Tear: The Ascension (CMD Studios, Filipina)
  • Best Technology – Biwar: Legend of Dragon Slayer (Devata Games Production, Indonesia)
  • Best Visual Art – When The Past Was Around (Mojiken Studio, Indonesia)
  • Best Game Design – Rising Hell (Tahoe Games, Indonesia)
  • Best Innovation – Airship Academy (Revolution Industry, Thailand)
  • Best Storytelling – DeLight: The Journey Home (Dream Team Studio, Malaysia)
  • Best Audio – Rising Hell (Tahoe Games, Indonesia)
  • Best Student Game – Water Child (UOW Malaysia KDU University College)

Article by

Haluan Logo