in

Kiat Mengembalikan Warna Uban Tanpa Cat Rambut Menurut Study

Ilustrasi rambut uban.

Umumnya orang akan mewarnai rambut untuk mengembalikan warna uban. Namun, sebuah penelitian menemukan cara mengembalikan warna rambut beruban tanpa harus ke salon.

Studi ini dipublikasikan di eLife, menyebut bahwa rambut beruban akibat stres bisa dipulihkan jika stres juga dihilangkan.

Menurut peneliti di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, New York, Amerika Serikat. Penulis senior studi ini, Martin Picard, menjelaskan bahwa penelitian ini menawarkan hal baru tentang penuaan.

Menurutnya, peneliti mencoba memahami mekanisme yang memungkinkan uban kembali ke keadaan berpigmen.

“Data kami menambah semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa penuaan manusia bukanlah proses biologis yang linier dan tetap, tetapi mungkin, sebagian, dihentikan atau bahkan dibalik untuk sementara waktu,” kata Picard dalam siaran pers yang dikutip eatthis.com, Senin (29/11).

“Sama seperti cincin di batang pohon menyimpan informasi tentang dekade terakhir dalam kehidupan pohon, rambut kita berisi informasi tentang sejarah biologis kita. Ketika rambut masih di bawah kulit sebagai folikel, mereka tunduk pada pengaruh hormon stres dan hal-hal lain terjadi dalam pikiran dan tubuh kita. Begitu rambut tumbuh dari kulit kepala, mereka mengeras dan secara permanen mengkristalkan paparan ini menjadi bentuk yang stabil.”

Penelitian melibatkan rambut dari 14 sukarelawan, yang dianalisis oleh para peneliti. Para relawan diminta untuk membuat buku harian stres, menilai tingkat stres setiap minggu.

Para peneliti memperhatikan bahwa beberapa uban kembali ke warna aslinya, dan mengaitkan perubahan itu dengan pengurangan stres. Hal ini diyakini ada hubungannya dengan koneksi pikiran-mitokondria.

“Ada satu orang yang pergi berlibur, dan lima helai rambut di kepala orang itu kembali gelap selama liburan, sinkron dalam waktu,” kata Picard.

Walau demikian, tidak ada jaminan bahwa mengurangi stres akan serta merta mengembalikan warna rambut, terutama bagi mereka yang sudah lama beruban.

“Berdasarkan pemodelan matematika kami, kami pikir rambut perlu mencapai ambang batas sebelum berubah menjadi abu-abu. Di usia paruh baya, ketika rambut mendekati ambang itu karena usia biologis dan faktor lainnya, stres akan mendorongnya melewati ambang batas dan transisi ke abu-abu,” demikian Picard.

Article by

Haluan Logo