in

Sederet Manfaat Gunung Berapi yang Belum Diketahui Semua Orang

Ilustrasi Gunung Berapi. Foto: Detik

Gunung berapi itu indah sekaligus mengerikan, terutama saat sedang meletus seperti yang terjadi di Semeru. Di balik reputasinya, sesungguhnya ada banyak manfaat dari eksistensi gunung berapi yang tak semua orang ketahui.

Apa saja manfaat gunung berapi? Berikut manfaatnya dikutip dari Accu Weather:

  1. Pendinginan atmosfer

Salah satu manfaat jangka pendek bisa diobservasi dalam beberapa letusan besar gunung berapi, misalnya erupsi Gunung Pinatubo tahun 1991 di Filipina, yang melepaskan gas sulfur dan abu ke stratosfer.

“Gas sulfur dikombinasikan dengan air di atmosfer, menciptakan droplet mikroskopik yang bisa berada di atmosfer bertahun-tahun. Dampak dari hal itu adalah pendinginan level terendah atmosfer, yaitu di mana kita tinggal dan bernapas,” kata Dr Tracy Gregg, profesor geologi di University at Buffalo.

Terjadi penurunan suhu setengah derajat Celcius karena letusan itu. “Kelihatannya tidak banyak, tapi gunung berapi sebenarnya menjaga suhu dunia 2 sampai 3 derajat lebih dingin,” papar dia.

  1. Produksi air

Selama kurun waktu 4,5 miliar tahun, jumlah air yang diproduksi oleh gunung berapi adalah yang menyediakan air di Bumi ini, seperti diutarakan oleh Dr Janine Krippner dari Concord University.

“Datangnya dari uap. Seiring waktu berjalan, jadilah air yang kita punyai di planet ini. Air bisa datang juga dari magma,” katanya.

  1. Tanah Subur

Tanah yang subur adalah manfaat lain dari gunung berapi. “Di tempat seperti Jepang, Indonesia, Filipina dan Hawaii, material vulkanis bercampur tanah menyediakan banyak nutrisi penting. Tanahnya jadi sangat subur untuk pertanian,” ucap Krippnner.

Tak hanya itu, gunung berapi juga menyediakan lingkungan yang baik bagi pembentukan habitat baru untuk hewan, tanaman dan serangga.

  1. Terbentuknya daratan

“Kita melihatnya di pulau besar Kiluea di Hawaii, di mana saat lava mengalir ke lautan, maka terciptalah daratan baru. Semua daratan di Hawaii tercipta dengan cara seperti ini,” jelas Gregg. Proses pembentukannya bisa memakan waktu sampai ribuan tahun.

  1. Energi geothermal

Mata air panas dan energi gheotermal adalah keuntungan lain dari gunung berapi. “Orang memanfaatkan energi geothermal di tempat seperti Islandia dan Selandia Baru,” tutur Krippnner.

Lokasi di Bumi dengan temperatur bawah tanah tertinggi berada di area dengan gunung berapi aktif atau muda secara geologis. Sumber daya geothermal aktif biasanya ditemukan di area gunung berapi dan gempa Bumi umum terjadi, misalnya di kawasan Ring of Fire.

  1. Material berharga

Sulfur, emas dan tembaga yang berharga, dihasilkan dari aktivitas vulkanis. Berlian juga dibawa ke permukaan Bumi dari lapisan jenis magma langka, yang disebut sebagai kimberlite.

“Gunung berapi menyediakan pula banyak material. Material ini bisa ditambang, misalnya di Indonesia,” papar Krippner.