in

Penyebab Kucing Suka Bertengkar di Malam Hari

Ilustrasi kucing berkelahi. Foto: Shutterstock

Mendengar kucing bertengkar pada malam hari tentu tak aneh lagi bagi orang-orang yang di sekitarnya terdapat beberapa hewan berbulu itu. Selama ini banyak orang mengira bahwa kucing adalah hewan yang aktif pada malam hari. Nyatanya, pendapat itu tidak tepat.

Wakil Presiden Urusan Medis di Gallant, Alabama, Amerika Serikat, Shelly Zacharias mengatakan, kucing adalah makhluk krepuskular, yakni peralihan dari siang ke sore hari. Zacharias menjelaskan, kucing liar berburu pada waktu fajar dan senja seperti di habitat aslinya.

“Kucing domestik atau peliharaan mempertahankan kecenderungan ini untuk lebih aktif pada sore dan malam hari, bukan pada siang hari,” ujarnya dikutip dari Pop.

Sementara itu, dilansir dari Preventivevet, kucing adalah pemburu alami yang berevolusi untuk menangkap mangsanya saat fajar dan senja. Naluri berburu mangsa itu tidak hilang meskipun kucing telah hidup nyaman sebagai hewan peliharaan dan mendapat makanan dari pemiliknya.

Oleh sebab itu, kucing sering bertemu dengan kucing lainnya pada malam hari. Pertemuan itu seringkali berujung pertengkaran antara sesama kucing.

Setidaknya, ada dua penyebab kucing bertengkar pada malam hari, yakni perebutan mangsa atau makanan, dan perebutan pasangan.Tingginya populasi kucing di suatu wilayah juga membuat kucing lebih mudah bertemu dan meningkatkan potensi pertengkaran.

Menurut penelitian dokter hewan dari Feline Behavior and Training Professional bersertifikat, Marci Koski, wilayah jelajah dan teritori kucing semakin menyempit karena peningkatan jumlah kucing di suatu wilayah.

Potensi perkelahian semakin tinggi jika makanan dan pasangan di wilayah yang padat itu lebih sedikit dibandingkan jumlah kucing yang tinggal.

Article by

Haluan Logo