in

Mesir hingga Jepang: 7 Negara Tertua di Dunia

Mesir sebagai negara tertua di dunia. Foto: AP

Negara tertua di dunia punya kaitan dengan sejarah peradaban di wilayahnya. Sebab, sejumlah negara tertua di dunia berdiri tidak lama setelah sebuah peradaban terbentuk.

Dikutip dari laman Oldest, sejumlah peradaban pertama di dunia berkembang sekitar tahun 6500 sebelum Masehi (SM). Saat itu, orang-orang mulai berhenti mempraktikkan kehidupan nomaden.

Sekelompok manusia tersebut lalu mulai tinggal di sebuah daerah dan mengembangkan wilayahnya. Nah, perkembangan inilah yang kelak membentuk kota serta memicu gagasan tentang sebuah negara dan bangsa.

Lalu apa saja negara tertua di dunia? Berikut ulasannya:

  1. Mesir

Peradaban Mesir kuno tercatat telah ada sejak tahun 6000 SM. Kelompok pemburu-pengumpul makan saat itu tinggal di lembah sungai Nil. Kelak, pada tahun 3100 SM, dinasti pertama di Mesir terbentuk. Pendirian ini kelak menjadikan Mesir sebagai negara tertua di dunia.

Sejumlah peneliti meyakini bahwa Mesir didirikian oleh pemimpin bernama Narmer. King Narmer memimpin kawasan sepanjang sungai Nil. Ia juga mendirikan ibu kota di Memphis, sebuah kota dekat wilayah Kairo saat ini. Peradaban Mesir modern berdiri pada 1953 setelah Revolusi Mesir tahun 1952.

  1. India

Peradaban pertama di India tercatat berada lembah Indus sekitar tahun 3300 SM. Peradaban ini mulai terbentuk sebagai bangsa India pada Periode Vedic, sekitar tahun 1500-600 SM.

Peradaban Vedic meletakkan dasar Hinduisme dan aspek-aspek budaya yang bertahan hingga saat ini. Kerajaan-kerajaan pertama di India terbentuk pada 1200 SM di Periode Vedic.

Di akhir periode ini, berkembang agama Hindu, Jainisme, dan Buddha. Peradaban India modern kelak terbentuk pada 1947, setelah India merdeka dari Kerajaan Inggris.

  1. Afghanistan

Peradaban di lembah Indus diyakini memiliki koloni di Afghanstan pada tahun 3000 SM. Peradaban ini mendirikan salah satu kota pertama di dunia, yaitu Mundigak. Kota ini terletak di dekat wilayah Kandahar saat ini.

Sejumlah kelompok semi nomaden di wilayah Asia Tengah kemudian menetap di Afghanstan. Wilayah ini kemudian bergantian dikuasai oleh Darius I dari Persia, Alexander the Great, dan lain-lain. Afghanistan menjadi negara kesatuan republik Islam pada 1973.

  1. Georgia

Peradaban di Georgia berkembang pada masa Kerajaan Colchis dan Kerajaan Karlti atau Iberia sekitar tahun 1500 SM. Roma dan Persia kelak memperebutkan wilayah Georgia selama 700 tahun.

Di abad ke-4 Masehi, orang-orang Georgia menjadi yang tertua kedua dunia sebagai pemeluk Kristen. Gereja Ortodoks Georgia merupakan salah satu gereja Kristen tertua di dunia.

Georgia juga silih berganti dikuasai bangsa Persia dan Rusia. Setelah sempat menjadi bagian dari Uni Soviet, Georgia resmi merdeka pada 1991.

  1. Etiopia

Peradaban di Etiopia berkembang dan membentuk kerajaan sekitar tahun 980 SM. Salah satu kerajaan pertama di Etiopia adalah D’mt (980-400 SM). Warga kerajaan D’mt mengembangkan sistem irigasi, bajak, milet, serta peralatan dan senjata besi.

Kelak, Etiopia dikuasai Kerajaan Aksumite sekitar tahun 100-940, Dinasti Zagwe, dan Dinasti Salomo. Etiopia memperoleh kedaulatan dari Britania Raya pada 1944.

  1. Yunani

Peradaban Yunani berkembang sekitar tahun 800 SM setelah Dark Ages (Zaman Kegelapan). Orang-orang Yunani saat itu dikenal maju di bidang kesenian, syair, teknologi, dan pembangunan polis atau kota. Kota Athens, ibu kota Yunani menjadi kota penting di negara ini sejak sekitar 1000 SM.

Peradaban di Yunani kelak berkembang dalam kekuasaan Roma, Byzantine, dan Ottoman. Peradaban Yunani modern dimulai sekitar tahun 1821 setelah Revolusi Yunani.

  1. Jepang

Orang-orang di darata Asia mendatangi Jepang sejak sekitar tahun 13.000 SM. Pada 600 SM, orang Jepang percaya sudah ada kekaisaran pertama yang berkembang di bawah kepemimpinan Emperor Jimmu. Sementara itu, periode Kofun tercatat dalam sejarah Jepang sebagai periode peradaban pertama, yaitu sekitar tahun 250-538.

Article by

Haluan Logo