in

Kala Messi Ingin Diperlakukan Layaknya Orang Biasa

Lionel Messi. Foto: AP

Lionel Messi adalah megabintang sepakbola. Messi begitu jadi idola dan terkenal di mana-mana, walau nyatanya Messi cuma seorang manusia biasa.

Messi memang layak disebut sebagai salah satu pesepakbola paling populer dalam setidaknya satu dekade terakhir. Messi disebut-sebut sebagai GOAT (Greatest of All Time) sampai-sampai dijuluki alien.

Itu karena, Messi begitu aduhai dalam memainkan si kulit bundar. Buktinya jelas, deretan trofi berjejer penuh di lemarinya.

Total 35 trofi dipersembahkan Messi buat Barcelona. Gelar individunya tak kalah menyilaukan, 10 kali top skor Liga Spanyol, pencetak gol dan pemegang penampilan terbanyak buat Barcelona.

Walau Lionel Messi kini sedang berjuang menemukan ritmenya bersama PSG, tapi tetap saja pesona Messi sudah terpantri di benak pecinta sepakbola. Rasa-rasanya kalau Messi main, jadi atraksi di rumput hijau.

Lewat sepakbola juga, Messi masuk dalam jajaran atlet terkaya di dunia. Tahukah kamu, gaji Messi di PSG selama seminggu saja, sebesar 1,3 juta USD atau setara Rp18,7 miliar. Itu baru gaji seminggu, belum dari bonus atau dari pihak sponsor.

Dalam wawancara France Football, Lionel Messi menceritakan sisa kehidupannya yang jarang orang tahu. Messi mesi masuk dalam jajaran manusia paling terkenal di muka bumi, nampaknya juga seorang manusia biasa.

“Saya sudah menjadi ‘Messi’ selama 34 tahun. Saya berjuang untuk terbiasa dengannya,” tuturnya membuka cerita.

“Saya sangat bahagia,” lanjutnya.

Lionel Messi mengaku, dirinya menikmati seluruh kesuksesannya. Tentunya, itu juga membuat keluarga kecilnya jadi hidup lebih bahagia. Akan tetapi, satu hal yang jadi curahan hati Messi. Messi mau merasakan jadi ‘manusia biasa’.

“Ingin rasanya, orang-orang tidak mengenal saya. Khususnya ketika saya sedang bersantai bersama keluarga, sehingga tidak ada yang mengganggu saya,” ungkapnya.

Meski begitu, Lionel Messi tidak mengeluh akan hal itu. Toh Messi, tetap melayani siapa saja yang mau berfoto dengannya.

“Saya tidak bisa mengeluh. Selalu menyenangkan, melihat senyum orang-orang yang berforo bersama saya. Itu sudah jadi ‘kehidupan yang normal’ bagi diri saya dan saya bahagia,” tutupnya.

Article by

Haluan Logo