in

Respon Joan Mir Ketika Performanya di MotoGP 2021 Dikritik

Joan Mir. Foto: AP

Tampil sebagai juara dunia di MotoGP 2021, Joan Mir malah tak sekalipun memenangi seri. Ia tak ambil pusing dengan kritik yang beredar.

Sebenarnya Joan Mir memulai MotoGP 2021 dengan cukup menjanjikan. Rider Suzuki itu finis empat besar dalam dua dari tiga seri pertama.

Tapi kemudian ia sulit bersaing dengan Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia yang bertarung untuk titel juara dunia. Pada akhirnya, Mir gagal memenangi satupun balapan sepanjang MotoGP 2021.

Hasil terbaiknya adalah enam kali naik podium. Pebalap 24 tahun itu empat kali finis ketiga dan dua kali jadi runner-up. Joan Mir finis ketiga di klasemen kejuaraan dunia dengan 208 poin. Ia tertinggal 70 poin dari Quartararo yang jadi juara.

Gagal memenangi satupun balapan sepanjang musim meski berstatus juara dunia, Joan Mir tak ayal dikritik. Tapi ia percaya orang-orang tak sepenuhnya paham dengan situasi yang terjadi di garasi Suzuki.

Suzuki pada tahun ini terdampak kurangnya pengembangan motor usai ditinggalkan Davide Brivio ke Formula 1. Mir pun menyebut ia sudah habis-habisan di atas GSX-RR.

“Benar bahwa saya tidak menang, tapi yang tidak bisa orang-orang katakan adalah saya tak mengerahkan 100% di atas motor. Ini jelas dan juga di dalam diri saya, saya sangat kecewa,” katanya dikutip Autosport.

“Tapi saya akan tidur pulas sepanjang sisa tahun ini karena saya memang tak bisa lebih baik lagi. Kalau seseorang percaya saya, itu bagus buat. Kalau ada yang bilang saya jadi yang terburuk dalam mempertahankan titel sepanjang sejarah, selamat datang lagi,” lanjutnya.

“Tapi mereka harus hidup di dalam situasinya untuk bisa paham dan tahu sedikit lebih banyak sebelum berkomentar seperti itu. Tapi saya tak peduli sih dengan orang-orang ini, jujur saja,” imbuh pebalap asal Spanyol tersebut.

Article by