in

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Berbuat Salah agar Tak Rusak Mental

Ilustrasi. Foto: Dok. Death to The Stock Photo

Sepanjang menjalani kehidupan, Anda tentu pernah melakukan satu atau dua kesalahan yang disesali. Kesalahan memang hal normal yang dilakukan manusia, tapi rasa bersalah dan malu yang tak hilang bisa merusak fisik dan mental Anda jika terus bertahan bertahun-tahun.

Tentunya Anda juga tidak disarankan untuk terus merasa malu dengan kesalahan-kesalahan yang diperbuat di masa lalu. Melupakan hingga mengulang kesalahan memang tidak dianjurkan, tapi menerima dan belajar dari kesalahan adalah hal yang harus dilakukan.

Berikut tips menghilangkan rasa malu dan perasaan bersalah setelah melakukan kesalahan, dihimpun dari berbagai sumber.

  1. Cari sumber masalah

Sebelum benar-benar menghilangkan rasa malu dan perasaan bersalah, Anda harus tahu dari mana perasaan itu muncul. Normalnya, perasaan bersalah muncul karena Anda tahu di mana letak kesalahan yang dilakukan, tapi tak sedikit yang merasa bersalah tanpa tahu di mana kesalahan mereka.

Dilansir dari Healthline, perasaan malu dan bersalah bisa muncul karena hal sepele, misal putus dari pacar. Carilah masalah tersebut agar Anda tahu bagaimana cara keluar dari rasa bersalah dan malu.

  1. Minta maaf dan perbaiki

Permintaan maaf yang tulus dapat membantu Anda mulai memperbaiki kerusakan setelah melakukan kesalahan. Dengan meminta maaf, Anda menyampaikan penyesalan kepada orang yang disakiti dan memberi tahu mereka bagaimana menghindari kesalahan yang sama di masa depan.

  1. Belajar dari masa lalu

Tidak semua hal bisa Anda perbaiki. Sebelum meninggalkan masa lalu, Anda harus menerimanya. Melihat ke belakang dan terus merasa bersalah tidak akan memperbaiki apa yang terjadi.

  1. Bicarakan

Berhenti berpura-pura adalah hal terbaik untuk menghilangkan rasa bersalah dan malu atas apa yang telah dilakukan. Dilansir dari Thrive Works, mengekspresikan semua emosi yang Anda rasakan bisa membantu Anda terbebas dari perasaan malu dan menyesal.

Carilah orang yang benar-benar Anda percaya untuk membicarakan apa yang dirasakan.

  1. Let it go

Biarkan apa yang telah terjadi tetap terjadi, Anda tidak bisa mengubahnya sebesar apapun usaha yang dilakukan. Salah satu langkah pertama untuk melepaskan adalah dengan mengeluarkannya.

Article by