Lemak berlebih dalam tubuh tak hanya mempengaruhi penampilan, tapi juga mempengaruhi kesehatan seseorang. Ada banyak jenis lemak yang ada di tubuh, namun yang dianggap paling berbahaya adalah lemak visceral atau lemak perut.
Pria dan wanita menyimpan lemak di bagian tubuh yang berbeda. Wanita memiliki persentase lemak yang lebih tinggi di pinggul, ini artinya lemak perut adalah area utama yang menjadi perhatian. Lemak subkutan yang terletak di bawah kulit banyak ditemukan pada wanita sedangkan lemak visceral banyak ditemukan pada pria. Lemak visceral berbahaya karena terkait dengan penyakit kronis seperti gangguan kardiovaskular dan diabetes.
Berikut beberapa alasan mengapa lemak visceral dianggap lebih berbahaya daripada lemak lain dalam tubuh.
Komplikasi metabolik
Di daerah perut terdapat lemak visceral dan subkutan. Walau kedua lemak ini berperan penting untuk melindungi organ, diketahui lemak visceral berlebihan merupakan faktor risiko penyakit diabetes tipe 2, hati berlemak atau fatty liver dan penyakit jantung.
Resistensi insulin
Dalam tubuh yang sehat, sel-sel lemak tumbuh dan bisa mendorong sel-sel inflamasi yang membantu meringankan peradangan dan membantu pertumbuhan sel-sel yang sehat. Kehadiran jaringan lemak yang berlebihan dapat menghambat semua proses dan menyebabkan resistensi insulin.
Peradangan
Keberadaan lemak visceral yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan sekresi adipokin dalam jumlah yang lebih besar. Bahan kimia ini dapat memicu peradangan dan melepaskan lebih banyak asam lemak ke dalam aliran darah.
Walau lemak perut lebih berbahaya, mengurangi lemak tubuh di area mana saja membantu mengurangi risiko penyakit gaya hidup jangka panjang seperti diabetes.
