in

Sean Dyche Dipecat Setelah 10 Tahun Jadi Manajer Burnley

Sean Dyche. Foto: Getty Images

Burnley resmi memecat Sean Dyche dari kursi manajer. Hal ini membuat Dyche mengakhiri kebersamaan bersama The Clarets yang sudah terjalin selama 10 tahun. Pemecatan Sean Dyche disampaikan The Clarets melalui situs resmi klub, Jumat (15/4/2022).

Dyche didepak setelah Burnley masih juga berkutat di jurang degradasi. Ben Mee dkk berada di peringkat ke-18 Liga Inggris dengan 24 poin. Mereka tertinggal delapan angka dari Everton di atasnya dengan delapan laga tersisa.

Pelatih tim U-23 Burnley Mike Jackson yang dibantu oleh Direktur Akademi, Paul Jenkins, pelatih kiper U-23 Connor King dan Mee yang sedang cedera untuk sementara bakal memimpin Burnley di laga terdekat. Mereka bakal menghadapi West Ham United akhir pekan ini.

Keputusan ini membuat Dyche mengakhiri pengabdiannya bersama Burnley sejak 2012. Ia sebelumnya menjadi manajer di Premier League musim ini dengan masa jabatan terlama usai 10 tahun menukangi Burnley.

Ia turut mengantarkan tim yang bermarkas di Turf Moor ini dua kali promosi ke Premier League pada musim 2014/2015 dan 2016/2017. Dyche juga mampu membawa Burnley bertahan di Premier League dalam lima musim terakhir. Namun musim ini, situasi sulit yang dialami Burnley bikin Dyche terdepak.

“Pertama, kami ingin menyampaikan terima kasih tulus kami kepada Sean dan stafnya atas pencapaian mereka di Klub selama dekade terakhir. Selama waktunya di Turf Moor, Sean telah menjadi panutan baik di dalam maupun di luar lapangan, dihormati oleh para pemain, staf, pendukung, dan komunitas sepak bola yang lebih luas,” ujar Chairman Burnley, Alan Pace di situs resmi klub.

“Namun, hasil musim ini mengecewakan dan, meskipun ini adalah keputusan yang sangat sulit, dengan delapan pertandingan penting tersisa, kami merasa perubahan diperlukan untuk memberi skuad peluang terbaik demi bertahan di Premier League,” jelasnya.

Dyche menjadi manajer ke-10 di Premier League musim ini yang dipecat. Ia mengikuti jejak Xisco Munoz (Watford), Steve Bruce (Newcastle United), Nuno Espirito Santo (Wolverhampton), Daniel Farke (Norwich City), Dean Smith (Aston Villa), Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United), Rafael Benitez (Everton), Claudio Ranieri (Watford), dan Marcelo Bielsa (Leeds United).

Article by