in

Fashion Stylist: Skill hingga Universitas yang Menyediakan Jurusannya

Ilustrasi mahasiswa fashion stylist

Mungkin ada yang bertanya, apakah gaun yang dipakai oleh para selebriti di ajang tata busana seperti Met Gala langsung dipakai? Jawabannya tidak semuanya, sebelum gaun tersebut dipakai oleh para selebriti ada seorang fashion stylist yang bertugas pakaian yang harus dipakai oleh selebriti dalam acara penting.

Nyatanya profesi fashion stylist tidak hanya dibutuhkan public figure, melainkan juga di berbagai industri seperti media.

Lalu, apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang fashion stylist dan apa saja tugas seorang fashion stylist? Simak penjelasan berikut yang dikutip dari akun Instagram Ditjen Vokasi:

Tugas Fashion Stylist

  1. Memberikan konsep busana yang akan dipakai pada beberapa acara seperti pagelaran busana dan pemotretan.
  2. Memberikan konsultasi kepada klien busana yang cocok dikenakan dalam sebuah acara.
  3. Mengatur tata cara penyewaan baju dari sebuah merek/ fashion designer.
  4. Menjalin komunikasi secara profesional dengan para fashion designer, penjahit baju, hingga pembuat aksesori.
  5. Mempresentasikan kumpulan gaya, pose, pembawaan gerak tubuh, ekspresi, dan sikap klien saat pemotretan.
  6. Melakukan meeting dengan tim kreatif yang mengerjakan grafis dari kegiatan pemotretan.

Skill yang Dibutuhkan

  1. Berpikir kreatif
  2. Melakukan analisis
  3. Pemecahan masalah
  4. Kemampuan manajerial
  5. Keterampilan komunikasi
  6. Pengetahuan tata busana

Kampus Fashion Stylist

Bagi yang ingin bekerja sebagai fashion stylist ada beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta yang membuka jurusan fashion. Berikut adalah daftarnya:

Universitas Negeri

  1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
  2. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung)
  3. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  4. Universitas Negeri Malang (UM)
  5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
  6. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Universitas Swasta

  1. La Salle College
  2. Binus
  3. ESMOD
  4. Raffles Design Institute
  5. LPTB Susan Budiharjo

Article by