Standar menjadi perangkat penting yang disematkan pada setiap sepeda motor. Tanpa adanya fitur ini, motor akan sulit stabil ketika hendak diparkir. Standar pada motor ada dua jenis, yaitu bagian samping dan juga tengah atau sering disebut dengan standar dua.
Akan tetapi, bagi pengendara motor perempuan kerap kesulitan menggunakan standar tengah. Alhasil, standar samping lebih banyak digunakan untuk memarkirkan motor.
Meski terlihat sederhana, menggunakan standar dua pada motor menjadi beban tersendiri bagi wanita karena membutuhkan tenaga ekstra. Padahal, ada teknik agar tidak perlu pakai banyak tenaga
“Pastikan kondisi mesin motor dalam keadaan mati agar tidak ada pergerakan yang membahayakan terutama motor matik. Kemudian turunkan standar samping,” kata Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, dikutip dari Kompas.com, Selasa (31/5/2022).
Selanjutnya, untuk berjaga-jaga mencegah motor roboh, posisi tangan kiri memegang stang kiri dan tangan kanan memegang behel belakang. Selanjutnya, atur posisi untuk menegakkan motor.
“Dan injak standar tengah (kaki kanan). Tarik stang kiri ke arah belakang dan tangan kanan guna membantu mengangkat motor ke arah belakang,” kata Sony.
Sony juga menyarankan jangan memaksakan menggunakan standar dua bila di kondisi tidak memungkinkan. Jika sedang lelah akibat sedang tidak punya tenaga akan gagal dan berbahaya karena motor akan roboh.
“Standar dua pada motor memang lebih stabil dan membuat motor lebih awet (jangka panjang). Apabila kesulitan, sebaiknya tidak perlu dipaksakan dan gunakan saja standar samping,” kata Sony.
