Pola makan sangat berperan pada kesehatan secara keseluruhan, mulai kebugaran fisik hingga kesehatan mental. Bahkan makanan dapat memiliki efek besar pada kesehatan kulit. Menjaga pola makan seimbang sangat penting dalam menjaga kulit sehat dan awet muda. Karena hal tersebut, ahli mengingatkan agar menghindari makanan asin dan olahan tertentu jika ingin mencegah munculnya tanda penuaan seperti kulit kering dan kerutan.
Dokter yang juga pakar kebugaran Simran Sethi, Rudolf Probst dokter kulit Elaine F. Kung, dan ahli gizi Jay Cowin menunjukkan tiga pilihan yang harus dihindari untuk mempertahankan cahaya alami kulit.
Keripik kentang
Mengunyah sekantong keripik kentang sepertinya harus dihentikan jika ingin menghindari penuaan kulit. Camilan ini dapat menyebabkan kekeringan dan kerutan. “Keripik kentang terkenal tinggi garam yang akan membuat kulit dehidrasi,” kata Sethi. Semua garam akan membuat seluruh tubuh dehidrasi, namun tanda pertama muncul di wajah. “Kulit adalah organ terbesar dalam tubuh dan merupakan organ pertama yang menunjukkan gejala dehidrasi yang ditandai dengan kulit kering,” katanya.
Mi instan
Mi instan umumnya sarat natrium, yang bisa merugikan kesehatan kulit. “Studi ilmiah sudah menunjukkan bahwa asupan garam yang tinggi terbukti merusak remodeling jaringan dermal, peradangan pada kulit, dan meningkatkan vasoreaktivitas hormonal,” kata Kung.
Daging olahan
Cowin mengatakan daging olahan juga perlu dihindari. “Pilihan seperti sosis, bacon dan ham tinggi natrium klorida dan nitrat, dua bahan yang bisa merusak kulit dan kesehatan seseorang jika dikonsumsi terlalu banyak,” kata Kung.
Saat mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi dengan makan makanan seperti ini, kulit mungkin membengkak, membuat kerutan lebih terlihat. Tak hanya itu, natrium klorida bisa menarik air dari kulit, membuatnya terlihat kering dan teriritasi. Cowin mencatat bahwa ini meningkatkan kemungkinan keriput dan memperburuk kulit seperti eksim.
