in

Siapa Saja yang Tidak Boleh Lakukan Filler Wajah?

Ilustrasi kerutan wajah. Foto: Shutterstock

Untuk tampil maksimal, tak jarang sebagian orang berlomba-lomba melakukan berbagai perawatan kecantikan. Salah satu perawatan kecantikan yang marak dibincangkan ialah filler wajah. Perawatan kecantikan ini dipercaya bisa membuat wajah terlihat awet muda, dan halus tanpa operasi. Benarkah demikian?

Perawatan filler wajah merupakan jenis perawatan kecantikan yang bisa menghilangkan tanda-tanda penuaan agar penampilan awet muda. Filler wajah membantu meminimalkan munculnya garis halus dan kerutan wajah dan bekas wajah yang berlubang. Perawatan wajah ini dilakukan dengan memberikan volume di area wajah yang kendur, seperti dalam garis, lipatan, dan jaringan wajah.

Filler wajah bekerja mengisi wajah dengan cairan seperti kolagen, asam hialuronat atau zat-zat sintetis melalui suntikkan ke area wajah. Cairan yang suntikkan tersebut bakal mengisi area-area wajah yang dituju sehingga wajah lebih bervolume dan kulit dan lipatan tersamarkan. Adapun cara bekerja filler wajah berbeda-beda tergantung jenis cairan yang disuntikkan.

Dilansir docdoc.com, karena hanya disuntikkan dalam kulit wajah, filler wajah tak memerlukan pemulihan yang lama. Setelah melakukan filler wajah, seseorang diperbolehkan beraktivitas seperti biasa, selama tak melaksanakan aktivitas berat dan terpapar sinar matahari secara berlebihan.

Walau demikian, beberapa efek samping yang umumnya terjadi setelah filler wajah di antaranya kemerahan, ruam, pembengkakan, gatal dan rasa sakit pada area wajah. Beberapa efek samping tersebut dapat hilang dalam hitungan hari dengan rentan waktu tujuh hingga empat belas hari.