in

Medali Emas Pebasket Indonesia di SEA Games 2022 Jadi Modal Masa Depan

Pebasket Indonesia. Foto: Perbasi Jakarta

Tim nasional basket putra Indonesia berhasil mencetak sejarah pada SEA Games 2021 (2022). Untuk pertama kalinya tim Garuda sukses meruntuhkan dominasi Filipina di ajang dua tahunan tersebut.

Basket putra Indonesia naik podium tertinggi pada SEA Games 2021 setelah mengalahkan Filipina dengan skor 85-81. Medali emas tersebut menjadi yang pertama bagi tim nasional basket putra Indonesia sejak ikut serta pada 1977.

Keberhasilan tersebut tak hanya menjadi euforia semata. Ada bekal yang akan disimpan para generasi masa depan untuk melampaui para seniornya.

“Selamat untuk tim nasional basket putra Indonesia. Prestasi ini patut disyukuri karena tak hanya mengukir sejarah, tetapi para pemain telah memberi bekal berharga untuk generasi muda di Tanah Air,” ujar Ketua Umum Perbasi DKI Jakarta, Lexyndo Hakim, pada acara Malam Apresiasi Perbadi DKI Jakarta kepada Atlet asal Jakarta yang berprestasi pada gelaran Sea Games XXXI Hanoi, Vietnam beberapa waktu yang lalu

“Ke depan mereka akan jadi tolok ukur para pebasket muda Indonesia. Sekarang, setiap anak kecil pasti bermimpi ingin menjadi seperti Arki Wisnu, Andakara Prastawa, Derrick Michael bahkan Agustin Gradita di masa depan,” imbuhnya.

Malam Apresiasi yang diselenggarakan Perbasi DKI Jakarta di Elisse Lounge, The Tribrata Darmawangsa, dihadiri oleh Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih, yang didampingi Sekjen Nirmala Dewi dan George Dendeng.

Selain dihadiri atlet basket asal DKI Jakarta, minus Kimberley Pierre Louis, yang sedang berada di Luar Negeri, manajer Jeremy Imanuel dan Christopher Tanuwidjaja beserta jajaran coach dan ofisial asal Jakarta juga meramaikan acara yang disertai makan malam bersama.

“Hanya 1 kata yang paling penting dalam sambutan saya hari ini, yaitu Bangga! Bangga buat teman-teman atlet basket putra putri yang sudah kasih kita medali emas, perak, perunggu, tidak ada kata lain yang dapat mewakili rasa senang, bahagia dan terharu kami atas prestasi tersebut”, kata Lexyndo.

Lexyndo juga mengatakan kita semua pecinta basket, stakeholders, betul-betul harus berterima kasih kepada semua atlet, ofisial, pelatih, Perbasi, pak Erick Thohir, mas Eda Bakrie, Shusuk, Mas Mocha, semua semuanya, seluruh pihak yang telah mengambil peran dalam pencapaian prestasi ini

Dengan adanya atlet asal Jakarta yang memperkuat dan masuk tim nasional, Lexy berharap ke depannya dengan pembinaan yang baik, maka regenerasi pemain di DKI Jakarta akan terus berjalan.

“Selanjutnya adalah tugas Perbasi DKI Jakarta yang mengakomodir talenta basket terbaik di Ibu Kota ini. Semoga akan ada pemain timnas lainnya dari DKI Jakarta yang bisa merebut medali emas SEA Games lagi atau bahkan melebihi para seniornya,” tutur Lexyndo.

Perbasi DKI Jakarta pun turut mengapresiasi prestasi atlet, pelatih dan ofisial timnas basket asal Jakarta di Sea Games, Hanoi, apresiasi itu diberikan dalam bentuk bonus uang tunai Rp25 juta untuk atlet peraih medali emas, Rp15 juta bagi peraih perak, dan Rp7,5 juta utuk perunggu.

Pemberian bonus tersebut pun disambut hangat para atlet DKI Jakarta. Salah satunya Prastawa yang menilai bonus ini sebagai bentuk perhatian Perbasi DKI Jakarta kepada para atlet.

“Jelas ini bentuk apresiasi yang secara pribadi saya hargai banget. Karena ini bentuk apresiasi yang bisa dilihat berarti Perbasi DKI sangat memperhatikan atlet-atletnya,” ujar Prastawa.

Article by