in

Mengintip Gaji Gareth Bale di Los Angeles FC, Lebih Rendah dari Real Madrid

Gareth Bale. Foto: Shutterstock

Gareth Bale bergabung dengan Los Angeles FC di musim panas ini. Gajinya jauh lebih rendah dibanding apa yang ia terima di Real Madrid.

Dilaporkan LA Times, Bale tak akan mendapat gaji lebih dari 1,6 juta Dolar per musim. Hal itu disebabkan dirinya tak masuk dalam kategori designated player, atau pemain yang gajinya berada di luar salary cap yang sudah diatur MLS.

Hal itu jelas bertolak belakang dengan pendapatannya di musim terakhir bersama Madrid, yang menurut Marca mencapai 35,3 juta Dolar. Namun seperti kata Jonathan Barnett selaku agen Bale, kliennya memang tak mengincar uang lagi.

Kepindahan kali ini dimaksudkan untuk meningkatkan performanya jelang Piala Dunia 2022 akhir tahun ini, mengingat di musim terakhirnya bersama Madrid ia jarang bermain. Meski begitu, Bale tetap berkomitmen penuh membantu LAFC berprestasi.

Itu sebabnya kontrak yang diberikan pun bukan enam bulan, namun 12 bulan dengan opsi diperpanjang hingga 2024, dan ada kemungkinan statusnya di masa depan akan ditingkatkan menjadi designated player seperti halnya Andrea Pirlo dan David Beckham dulu.

Saat ini, pemain bergaji termahal di MLS adalah Lorenzo Insigne yang baru direkrut Toronto FC. Eks kapten Napoli itu mendapat 12,42 juta Dolar, disusul Xherdan Shaqiri (Chicago Fire) dengan 8,15 juta Dolar dan Javier ‘Chicarito’ Hernandez yang mendapat enam juta Dolar dari LA Galaxy. Ketiganya berstatus designated player.

Bale meninggalkan Real Madrid, klub yang dibelanya sejak 2013 dengan status bebas transfer seiring kontraknya yang akan habis pada 30 Juni 2022. Selama berseragam Los Blancos, ia sudah mencetak 106 gol dari 258 laga serta meraih 16 trofi, termasuk tiga gelar LaLiga dan lima titel Liga Champions.