in

Citayam Fashion Week, Apakah Jadi Street Fashion Harajuku Selanjutnya?

Tren Baju Crop Top Citayam Fashion Week, Tak Hanya untu Wanita. Foto dailyasia.

Hadirnya remaja dari Citayam dan Bojonggede, Jawa Barat, meramaikan Kawasan BNI City Sudirman, Jakarta, mencuri perhatian pengguna media sosial. Warganet menyebut fenomena tersebut sebagai Citayam Fashion Week. Lantaran mereka mengenakan pakaian dengan berbagai mode sehingga mirip street fashion atau street style.

Street fashion merupakan selera gaya orang-orang kreatif yang mengambil segala macam ide, baik dari musik, mode, olahraga, dan sejenisnya, kemudian diekspresikan dalam nilai-nilai pribadi mereka melalui pakaian. Membahas soal street fashion atau fashion jalanan, pencinta mode pasti tidak asing dengan budaya street fashion Harajuku style.

Harajuku merupakan nama sebuah distrik di Tokyo, Jepang, lokasinya di antara Shibuya, Aoyama,dan Shinjuku. Fashion jalanan Harajuku dimulai sejak masa pendudukan Sekutu Jepang pascaperang pada tahun 60-an, saat warga sipil dan tentara Amerika tinggal di daerah tersebut. Pemuda Jepang lalu mendapatkan pengaruh dari orang-orang barat dalam hal mode.

Street fashion Harajuku beragam dan banyak gaya yang berbeda secara ekstrem, mulai gaya innocent Lolita hingga penampilan Dark-Punky kelompok musik rock Jepang Visual Kei. Harajuku lebih terkenal lagi di era 1980-an, tidak hanya di Jepang tetapi juga di mancanegara. Kala itu mulai marak street performance yang menampilkan pakaian-pakaian menarik hasil imajinasi para anak muda Jepang. Mereka berkumpul bersama setiap hari Minggu, saat jalanan dan butik fashion di Omotesando.

Adapun ciri-ciri Harajuku style yaitu dengan Mix and Match atau padu padan. Dress in Layers atau berlapis-lapis. Customize Your Clothes atau rancang atau remodifikasi sesuai karakter diri. Serta, Accessorize atau pernak-pernik. Saat menghadiri atau ikut serta dalam street fashion Harajuku, mereka bebas memadu-padankan pakaian, bahkan mengenakan mode berlapis-lapis, atau mengenakan pakaian hasil desain sendiri, hingga mengenakan pernak-pernik unik.

Article by